Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Menjadi Pribadi Antusias

Menjadi Pribadi Antusias

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
  • visibility 6.801

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

“Yang saya usahakan sebaik mungkin adalah membagikan antusiasme saya” Bill Gates

Pernahkah anda bertemu dengan rekan kerja Anda yang senyumnya dibuat-buat? Bila berkomentar berlebihan? Perilakunya penuh artificial? Selalu putus asa dalam melaksanakan tugas? Sering mengeluh?. Atau pernahkah kita sering merasakan bosan, jemu, dan kelelahan dengan tugas yang harus kita selesaikan? Mengapa ini terjadi pada diri kita?

Antusiasme, itulah yang harus kita miliki. Antusiasme berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yang berarti “tuhan di dalam”, menurut KBBI antusias berarti bergairah atau bersemangat, dan perasaan ini muncul dalam diri kita secara tulus dan tanpa dibuat-buat. Orang yang antusias terhadap dirinya akan memiliki energi besar bahwa apa yang mereka kerjakan akan berhasil. Mengapa demikian? Karena orang yang memiliki jiwa antusias akan melakukan tugasnya dengan sebaik mungkin. Orang yang antusias husnudhon kepada Allah dan selalu optimis.

Orang yang antusias memiliki keyakinan bahwa ia dapat belajar atau melakukan pekerjaan dengan usaha terbaiknya. Maka dari itu asumsi bahwa pencapaian akan selalu berbanding lurus dengan antusiasme yang dimiliki. Orang yang memiliki antusias yang tinggi mencurahkan hatinya terhadap pemikiran dan tindakannya. Pelajar yang antusias akan mencurahkan seluruh jiwa, pikiran dan energinya untuk belajar ilmu yang ia dalami. Guru yang antusias akan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mengajar sebaik mungkin. Maka, dengan perilaku yang antusias, kita menunjukkan citra diri yang didasari oleh kepercayaan diri dan kompetensi diri.

Jiwa antusias sesungguhnya juga merupakan wujud syukur atas potensi yang telah dianugerahkan oleh Allah swt. kepada dirinya. Dengan potensi itu dia melakukan kewajibannya sebaik mungkin. Muhammad Ridlo Zarkasyi menulis bahwa kekuatan mental kita adalah keyakinan akan hasil akhir karya kita. Keyakinan kita akan membantu kita mengatasi segala kesulitan dalam menjalankan proses berkarya itu.

Orang yang memiliki antusias akan melaksanakan tugasnya dengan penuh riang gembira, suka cita, dan energi totalitas di dalam aktivitasnya. Dia yakin Allah swt akan selalu memberikan yang terbaik untuknya. Inilah salah satu modal yang dimiliki oleh banyak orang sukses. Mereka Bahagia, yakin, dan totalitas terhadap tugas yang mereka kerjakan. Orang yang antusias mengambil langkah dan tidak mau apatis. Orang apatis mencari dalih atau alas an, sedangkan orang yang antusias memulai sesuatu dengan bahagia dan segera memulai tindakan sebagai langkah pertama.

Baca juga: Perubahan Kehidupan

Dale Carnegie berkata “Orang yang antusias mengenai diri mereka sendiri dan tindakan-tindakan mereka menjalankan pekerjaannya dengan keyakinan akan meraih kesuksesan. Dunia selalu terbuka bagi antusiasme. Antusiasme melipatgandakan kekuatan kita, mendongkrak apapun yang kita miliki ke levelnya yang tertinggi.”

Lalu bagaimana bila kita terjebak ke dalam jiwa yang apatis? Bagaimana strategi untuk menjadi lebih antusias? Dalam The 17 Essential Qualities of a Team Player, Maxwell menulis strategi meningkatkan antusiasme. Pertama, Tunjukkan Rasa urgensi,kerjakanlah tugas atau aktivitas kita dengan rasa urgensi yang lebih besardan tentukan target waktu penyelesaiannya. Kedua, Bersedialah untuk Melakuakn Lebih Banyak. Berikan yang bisa Kita lakukan melebihi apa yang diminta, dan lihatlah bagaimana pengaruhnya. Orang-orang hebat yang saya temui sering bilang bahwa jiwa transaksional tidak akan menjadikan kita besar. Ketiga, Berjuanglah untuk Kualitas yang Lebih Baik. Lakukan tugas Kita sebaik mungkin dan gandakan upaya Kita untuk mengerjakan hal sesuai dengan tingkat keunggulan tertinggi yang kita miliki.

Charles Schwabb berkata, “Manusia dapat berhasil mengerjakan apa saja sepanjang mereka memiliki Antusiasme.” Dan tentunya dengan pertolongan Allah swt.

Terinspirasi dengan Guru Bangs akita yaitu KH Abdurrahman Wahid ketika belajar di Mesir, seperti yang ditulis oleh K.H. Husein Muhammad. Dalam Buku Gus Dur dalam Obrolan Gus Mus, KH. Husein Muhammad mengutip cerita Gus Mus tentang Gus Dur yang sangat antusias dalam membaca, menulis, dan belajar beragam ilmu pengetahuan “…dia lebih suka mengunjungi perpustakaan, membaca di sana, dan nonton film. Sering sekali Gus Dur berjam-jam duduk membaca buku dan kitab di ruang perpustakaan kampus Al-Azhar atau ke perpustakaan Universitas Amerika di sana. Pokoknya, kerjaan Gus Dur di Kairo tiap hari, ya, membaca buku, menulis artikel, berdiskusi, ngobrol…”

Sebagai pelajar, antusias belajar perlu terus dikembangkan.  

Wallahu a’lam

Senin 21 Agustus 2023. 22:07 wib

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Aswaja An Nahdliyah Mewarnai Wisuda RA-MI Roudlotul Ulum Pagak

    Tradisi Aswaja An Nahdliyah Mewarnai Wisuda RA-MI Roudlotul Ulum Pagak

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 639
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu, 28 Juni 2023. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Susana tidak biasa terlihat di lingkungan RA dan MI Roudlotul Ulum Pagak Malang. Umbul-umbul mewarnai kemeriahan di hari itu, Sabtu (24/6/2023). Area halaman ditutup dengan tenda dan pentas yang menjadi pusat perhatian para tamu undangan dan siswa siswi yang hari itu di […]

  • Semangat Diponegoro dalam “Wisuda 30” SMAI Diponegoro Wagir

    Semangat Diponegoro dalam “Wisuda 30” SMAI Diponegoro Wagir

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 726
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin, 05 Mei 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Minggu (07/5/2023) berderet para wisudawan memasuki gedung yang sudah hampir dipenuhi oleh para undangan dan para wali peserta didik. Sebanyak 51 peserta didik dari SMA Islam Diponegoro Wagir Kabupaten Malang terlihat sangat bahagia menyambut wisuda Tahun 2022-2023. Didepan para wisudawan tertulis dengan […]

  • Ma’arif “Global and Trust Collaboration for Generation’s Maturity”

    Ma’arif “Global and Trust Collaboration for Generation’s Maturity”

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 856
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Selasa, 04 Juli 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Minggu (02/07/2023), bertempat di Gedung Serbaguna NU Krapyak, Jalan Sumedang Cepokomulyo Kepanjena Malang 65163 terlaksana agenda yang sangat memberikan manfaat bagi masyarakat. Dikawal dan dimeriahkan oleh parade Drum Band dari Banser, acara giat Bahkti Sosial Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Malang MTs. […]

  • Ma’arif Pendidikan Ramah Tanpa Marah

    Ma’arif Pendidikan Ramah Tanpa Marah

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 828
    • 0Komentar

    Bq. Ahad, 14 Juli 2024. “Semua yang dmulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu” Benjamin Franklin Madrasah atau sekolah adalah satuan pendidikan formal yang mengedepankan pendidikan ramah peserta didik / warga belajar. Pendidikan ramah tanpa marah adalah pendidikan yang aman, bersih dan sehat, dan mampu menjamin, memenuhi, menghargai hak-hak peserta didik dan perlindungan […]

  • Pengabdian Budaya Literasi Sekolah

    Pengabdian Budaya Literasi Sekolah

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle humaslp2
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Selasa, 09 Januari 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Selasa (9/1/2024) berlokasi di MI Istiqomah Tajinan Kabuapaten Malang. Berawal dari permintaan dari Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang, Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah,M.Pd.I. kepada Izzy yang bertugas sebagai pengembang budaya literasi di madrasah agar melakukan giat positif di lembaga […]

  • Membaca “Lagi” Kekuatan Madrasah

    Membaca “Lagi” Kekuatan Madrasah

    • calendar_month Jumat, 21 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 886
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Kepemimpinan bangsa-bangsa itu selalu berkaitan dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang dicapainya. Ada kesenjangan yang jauh dalam pencapain ilmu pengetahuan antara bangsa-bangsa yang berkuasa di dunia sekarang dengan bangsa-bangsa lainnya yang tidak berdaya, yang bodoh, yang miskin dan yang terbelakang’ Abu Al-A’la Al Maududy (Manhaj Jadid li at-Tarbiyah wa at-Ta’lim) Dinamika […]

expand_less