Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » LP Ma’arif Kabupaten Malang “Daki Gunung” Bina Penguatan Tradisi Aswaja di Tapal Batas

LP Ma’arif Kabupaten Malang “Daki Gunung” Bina Penguatan Tradisi Aswaja di Tapal Batas

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Jumat, 16 Des 2022
  • visibility 569

Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Juma’at 16 Desember 2022

Seminar di Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin

Selasa, 13 Desember 2022 pukul 10:00 wib terselenggaralah kegiatan Seminar Pendidikan yang di adakan oleh ketua dan pengurus LP Ma’arif NU Kabupaten Malang beserta wali murid SMP dan Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin dan SMA As-Shodiq di salah satu yayasan pondok pesantren di Lereng Semeru yaitu Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin atau lebih dikenal Pondok Semeru.

Seminar yang berlokasi di daerah Arjosari Ttirtoyudo Kabupaten Malang ini mengangkat tema  Total Quality Management, Peningkatan Mutu Yayasan dan Lembaga Pendidikan LP Ma’arif Kabupaten Malang. Tema ini diangkat untuk mengembangkan Pendidikan yang mandiri, berkualitas, dan professional dalam bingkai paham Islam ahlussunnah waljama’ah an Nahdliyah.

Giat ini diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara Sella salah satu mahasiswa IAI Al-Qolam Malang, sambutan disampaikan oleh Bapak Umar selaku koordinator kecamatan LP Ma’arif, selanjutnya materi yang disampaikan oleh narasumber pertama Ketua LP Ma’arif Kabupaten Malang Dr. H. Abdul Malik Karim Amirullah, M,Pd.I. didampingi narasumber kedua  Muhammad Masykur Izzy Baiquni Dekan Fakultas Tarbiyah IAI Al-Qolam Malang sekaligus penggerak dalam bidang pendidikan literasi LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Dan acara penutup do’a yang disampaikan oleh Kyai Ahmad Zeyyedi selaku pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin.

Diskusi LP Ma’arif dengan Pengasuh PP Roudlotut Tholibin

Adapun poin penting yang disampaikan oleh ketua LP Ma’arif  adalah menegaskan arah dan mengembangkan pendidikan berbasis pendekatan masyarakat melalui model kearifan lokal dan menjaga tradisi yang sudah diturunkan oleh muassis terdahulu, mulai datangnya ajaran Islam yang dibawa oleh para wali dan di teruskan oleh ulama. Tradisi lokal dimana kyai  ikut serta menjaga dan melestarikan ajaran yang diamanahkan kepada kita semua,d engan sinergitas Lembaga pendidikan, wali santri dan masyarakat maka warisan aqidah akan terjaga,khususnya di Lembaga yang bernaung di LP Ma’arif NU. Lembaga selanjutnya perlu mengembangkan mata pelajaran Aswaja dan implementasinya di sekolah “Ma’arif siap terus memberikan pendampingan” ujar dosen Pascasarjana UIN Malang ini.

Dan penguatan penting yang disampaikan oleh narasumber kedua adalah menuntut ilmu bukan dimana kita mencari gedung yang tinggi, lokasi yang stategis namun niat awal yang dilakukan adalah percayalah dulu pada guru yang mengajar, dengan cara inilah pendidikan yang diselenggarakan oleh lembaga akan berjalan sesuai yang diharapkan oleh para orang tua /wali santri, “Santri NU harus percaya kepada pendidikan di NU” imbuh mas Izzy kepada audiens.

Penyunting (mzizzybq)

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Motivation is an Energy

    Motivation is an Energy

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 636
    • 0Komentar

    Bq. Selasa 2 Juli 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang “Selalu ada sesuatu yang bisa dipelajari bahkan bagi seorang master sekalipun” Master Shifu. Sahabat saya meminta saya membantunya untuk mengisi pelatihan para guru. Saya menerimanya dengan semangat dan saya bahagia karena tentunya saya akan bertemu dengan para guru yang memiliki motivasi yang tinggi. Ngomong-ngomong tentang […]

  • Lembaga di Bawah Naungan LP MA’ARIF PCNU KAB. MALANG

    Lembaga di Bawah Naungan LP MA’ARIF PCNU KAB. MALANG

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.529
    • 0Komentar

    [wpdatachart id=1]

  • Workshop PKB MI Wajak: Guru Ma’arif Kuasai Media dan Model Pembelajaran

    Workshop PKB MI Wajak: Guru Ma’arif Kuasai Media dan Model Pembelajaran

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle humaslp2
    • visibility 826
    • 0Komentar

    Hadi Er. Rabu 28 Desember 2024. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Sumberputih, Wajak – Pelaksanaan hari ketiga Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi Guru Sertifikasi Kecamatan Wajak pada Rabu (18/12/2024) di Hall MI Literasi Miftahul Huda, Sumbernongko, Sumberputih, Wajak, Kabupaten Malang. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program PKB dengan format IN-ON-IN, yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi […]

  • Membaca “Lagi” Kekuatan Madrasah

    Membaca “Lagi” Kekuatan Madrasah

    • calendar_month Jumat, 21 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 764
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Kepemimpinan bangsa-bangsa itu selalu berkaitan dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang dicapainya. Ada kesenjangan yang jauh dalam pencapain ilmu pengetahuan antara bangsa-bangsa yang berkuasa di dunia sekarang dengan bangsa-bangsa lainnya yang tidak berdaya, yang bodoh, yang miskin dan yang terbelakang’ Abu Al-A’la Al Maududy (Manhaj Jadid li at-Tarbiyah wa at-Ta’lim) Dinamika […]

  • Perencanaan Program Tahun 2024

    Perencanaan Program Tahun 2024

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle humaslp2
    • visibility 611
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu 10 Januari 2024. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Rabu (10/)1/2024). Sebagai lembaga yang terus meningkatkan profesionalitas. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang terus melakukan evaluasi diri, demi pelayanan yang semakin baik. Menindaklanjuti program strategis Lembaga Pendidikan Ma’arif PCNU Kabupaten Malang yang telah terlaksana hingga tahun 2023 dan persiapan program selanjutnya tahun […]

  • Mendengar Suara Tuhan

    Mendengar Suara Tuhan

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 765
    • 0Komentar

    Prof. Dr. K.H.Imam Suprayogo. 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Orang berdebat tentang apa mungkin manusia bisa mendengar suara Tuhan. Perdebatan itu biasanya tidak berkesimpulan kecuali kesimpulannya sendiri-sendiri. Masing-masing pihak membiarkan lawan pembicaranya mengambil kesimpulan yang berbeda. Sikap itu yang diambil karena kebenaran yang disampaikan tidak bisa dibuktikan, kecuali berupa keterangan tanpa ada benda yang […]

expand_less