Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Melestarikan Budaya Lokal Sejak Dini: Acara Melukis Topeng Malangan di SD Islam KM Tamhid  

Melestarikan Budaya Lokal Sejak Dini: Acara Melukis Topeng Malangan di SD Islam KM Tamhid  

  • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • visibility 398

Hasyisyatun Nurun Nisa’. Ahad, 16 November 2025

 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

MALANG, 15 November 2025 – Dalam sebuah upaya nyata melestarikan warisan budaya lokal sekaligus menanamkan kecintaan pada kesenian tradisional sejak usia dini, SD Islam KM Tamhid menyelenggarakan acara “Melukis Topeng Malangan” yang meriah bagi siswa-siswi KB-TK Muslimat NU 9 Ahmad Yani. Kegiatan yang diikuti oleh 80 peserta dari kelas Kelompok

Bermain (KB), TK A, dan TK B ini berlangsung penuh semangat dan warna, menggambarkan antusiasme generasi penerus dalam mengenal khazanah budaya Jawa Timur, khususnya Malang Raya.

Acara yang digelar di lingkungan sekolah tersebut bukan sekadar perlombaan biasa, melainkan sebuah festival mini yang penuh makna. Puluhan topeng Malangan polos, yang menjadi kanvas bagi imajinasi anak-anak, disiapkan. Dengan peralatan melukis di tangan, para peserta dengan penuh konsentrasi dan keceriaan menuangkan beragam warna dan pola sesuai dengan kreativitas mereka masing-masing. Hasilnya adalah sebuah galeri karya yang menakjubkan, di mana setiap topeng bercerita tentang dunianya sendiri, dari yang penuh dengan warna-warna primer cerah hingga yang mulai meniru pola-pola tradisional dengan gayanya sendiri.

Foto: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang

Keistimewaan acara ini semakin lengkap dengan kehadiran dua figur penting yang memberikan dukungan dan apresiasi nyata. Bapak Dr. Suwadji, S.IP, M.Si., selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang hadir secara langsung menyaksikan gelora kreativitas anak-anak tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang mendalam atas penyelenggaraan kegiatan ini.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini setinggi-tingginya yang mana SDI bahwa Indonesia kedepan memang membutuhkan generasi emas,” ujar Bapak Suwadji dengan penuh semangat. “serta bapak ibu guru mendidik anak tidak menjadi apa tapi menjadi apa saja dan talenta anak-anak perlu diisi barangkali akan melahirkan pelukis-pelukin hebat hingga bertaraf internasional.”

Komitmen beliau tidak berhenti pada kata-kata. Sebagai bentuk dukungan nyata dan untuk semakin memotivasi para peserta, Kepala Dinas secara spontan mengumumkan penambahan hadiah bagi para pemenang lomba. Kebijakan ini disambut dengan riuh rendah tepuk tangan dari para guru, orang tua, dan tentu saja, para peserta didik.

Tidak kalah penting, kehadiran Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.PdI., selaku Ketua LP Ma’arif Kabupaten Malang, juga memberikan apresiasi pada acara ini. Sebagai tokoh pendidikan yang sangat dihormati, kehadiran beliau menegaskan pentingnya integrasi antara pendidikan formal dengan pendidikan karakter dan budaya.

“Saya sangat mengapresiasi acara ini, momen ini sangat luar biasa bagi anak-anak kita, karena hari ini akan menjadi pengingat anak-anak kita kedepan bahwa mereka dahulu sudah melukis Sejarah malang melalui hasil budaya topeng malangan,” tutur Prof. Abdul Malik. “Kegiatan melukis Topeng Malangan ini adalah bentuk ‘pembelajaran kontekstual’ yang sangat efektif. Anak-anak tidak hanya belajar melukis, tetapi mereka belajar sejarah, nilai filosofis, dan estetika yang terkandung dalam setiap lekuk topeng Malangan. LP  Ma’arif  sangat  mendukung  dan  berkomitmen  untuk mendorong lebih banyak lagi inisiatif seperti ini di seluruh lembaga pendidikan di bawah naungannya.”

Foto: Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Kolaborasi antara SD Islam KM Tamhid sebagai penyelenggara dan KB-TK Muslimat NU 9 Ahmad Yani sebagai peserta menunjukkan sinergi yang positif antar lembaga pendidikan dalam satu visi untuk memajukan pendidikan berbasis budaya. Kegiatan ini juga melibatkan para guru dan orang tua, menciptakan ekosistem pendidikan yang kolaboratif.

Para juri yang terdiri dari praktisi seni dan perwakilan dari kedua lembaga memiliki tugas yang sulit untuk menentukan pemenang, mengingat kualitas dan keunikan dari setiap karya. Penilaian tidak hanya berdasarkan pada estetika dan kerapihan, tetapi juga pada orisinalitas dan keberanian berekspresi. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, akhirnya terpilih sejumlah pemenang dari masing-masing kategori. Momen puncak acara adalah saat pembagian hadiah. Wajah-wajah ceria dan bangga terpancar dari para pemenang yang menerima hadiah, yang kini semakin berlipat berkat tambahan dari Bapak Kepala Dinas. Namun, yang terlihat jelas, bagi semua peserta, baik yang menjadi pemenang maupun tidak, pengalaman untuk berkreasi langsung dengan salah satu ikon budaya Malang ini telah menjadi hadiah yang tak ternilai harganya.

Kepala SD Islam KM Tamhid, dalam sambutan penutupnya, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. “Tujuan kami sederhana, kami ingin anak-anak mengenal dan mencintai Topeng Malangan bukan sebagai benda asing di museum, tetapi sebagai bagian dari hidup mereka yang bisa mereka sentuh, warnai, dan rasakan. Dukungan dari Bapak Kepala Dinas dan Bapak Ketua LP Ma’arif merupakan energi besar bagi kami untuk terus mengadakan program-program yang memadukan pendidikan dan pelestarian budaya.”

Acara Melukis Topeng Malangan ini diharapkan bukan menjadi titik akhir, melainkan sebuah permulaan. Sebuah permulaan dari komitmen berkelanjutan untuk menjadikan ruang kelas tidak hanya sebagai tempat menimba ilmu akademis, tetapi juga sebagai taman yang subur bagi pertumbuhan kecintaan pada warisan leluhur. Dengan semangat dan dukungan seperti yang ditunjukkan hari ini, warisan budaya seperti Topeng Malangan diyakini akan tetap hidup, relevan, dan terus menginspirasi dari generasi ke generasi.

Editor: Mz 

  • Penulis: Muhammad Masykur Izzy Baiquni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transformasi Yayasan Taman Pendidikan NU Jatikerto, Spirit KH Fauzi

    Transformasi Yayasan Taman Pendidikan NU Jatikerto, Spirit KH Fauzi

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 797
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 02 desember 2023 Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Malang Sosok KH. Fauzi yang hadir dan duduk tenang memang memberikan inspiratif. Tokoh pejuang pendidikan Nahdlatul Ulama sejak tahun 1955 ini mengahdiri langsung Pengukuhan Pengurus Yayasan Taman Pendidikan NU Jatikerto Kromengan Kabupaten Malang, Ahad (01/01/2023). Sejak pukul 09.00 wib Surau Abah fauzi […]

  • Ma’arif Pendidikan Ramah Tanpa Marah

    Ma’arif Pendidikan Ramah Tanpa Marah

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 851
    • 0Komentar

    Bq. Ahad, 14 Juli 2024. “Semua yang dmulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu” Benjamin Franklin Madrasah atau sekolah adalah satuan pendidikan formal yang mengedepankan pendidikan ramah peserta didik / warga belajar. Pendidikan ramah tanpa marah adalah pendidikan yang aman, bersih dan sehat, dan mampu menjamin, memenuhi, menghargai hak-hak peserta didik dan perlindungan […]

  • Mereka yang di Balik Layar

    Mereka yang di Balik Layar

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 661
    • 0Komentar

    “Santri dididik untuk berempati, itulah modal dasar dari pengusaha” Fendi Agus Sandrio, Direktur Indo Kretek Tobacco Malang Mz. Kamis, 30 Oktober 2025. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Sebuah momen yang memang dibangun untuk saling sinergi tercipta dalam acara bertema Halaqah Santri Hybrid. Mengusung judul Santripreneur: Mewujudkan Kemandirian Santri sebagai Agen Perubahan dalam Mengawal Peradaban Dunia. […]

  • LP Ma’arif “Sokong” Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan KKMI Malang

    LP Ma’arif “Sokong” Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan KKMI Malang

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 632
    • 0Komentar

    Bq. Jumat 5 Juli 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Loyalitas LP Ma’arif PCNU kabupaten Malang untuk selalu meningkatkan kualitas kelilmuan dan kesejahteraan para guru sangat massif. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Sertifikasi MI Kabupaten Malang: Efektif, Sinergi, Inovatif, Prestasi. Di Hotel Grand MIAMI Kepanjen inilah KKMI di bawah kepemimpinan Drs. Moh. Said sukses menggelar acara […]

  • Audit Hari Kedua; LP Ma’arif Menjadi Sasaran Tembak Auditor

    Audit Hari Kedua; LP Ma’arif Menjadi Sasaran Tembak Auditor

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Selasa. 27 Januari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Audit ISO 21001:2018 ini dilaksanakan selama dua hari, Dimana hari pertama yang di audit Adalah Top Management and Management Representative, Sarana dan Prasarana, kurikulum, pengembangan usaha, kesiswaan, unit bimbingan konseling, serta 6 Prodi yaitu Prodi TKJ (SAD), Prodi Keperawatan (LSM), Prodi TKR, Prodi APHP (SAD), Prodi […]

  • LP MA’ARIF PERKUAT KAJIAN ASWAJA AN NAHDLIYAH

    LP MA’ARIF PERKUAT KAJIAN ASWAJA AN NAHDLIYAH

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 865
    • 0Komentar

    humaslp 4 months ago Uncategorized Membangun komunikasi dengan berbagai kyai dan tokoh sepertinya tak henti dilakukan oleh pengurus LP Ma’arif Kabupaten Malang dibawah pimpinan Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah,M.Pd., kunjungan demi kunjungan menjadi bagian dari aktivitas program setiap harinya. Kamis, 26 Mei 2022 giliran Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Nurul Huda Tlogosari Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten […]

expand_less