Breaking News
light_mode
Beranda » Learning » Kisah Klasih Pendidikan Sastra

Kisah Klasih Pendidikan Sastra

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
  • visibility 1.528

 

Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Ahad, 04 Mei 2025

 

“Jangan pernah melewatkan satu hari tanpa melihat karya seni yang sempurna, mendengar karya musik yang hebat dan membaca, sebagiannya buku yang bagus” Van Goethe

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Pernahkah anda melihat begitu banyak konflik?, Pertikaian?, Kekerasan?, Mungkin itu hampir setiap hari muncul di berbagai media. Mengapa ini mudah terhadi?. Pertanyaan itu muncul kembali ketika kaki-kaki tangga menuntun saya memasuki Gedung pementasan drama di salah satu kampus terbesar di Malang Raya. Di sana, Saya bertemu dan berdiskusi, menyimak, dan melihat para tokoh sastrawan berorasi dengan beragam tampilannya. Mereka bersastra.!

Mungkin sudah agak aneh di saat era pasca modern ini, di mana pembelajaran sastra sudah sangat sulit ditemukan diajarkan di lembaga-lembaga pendidikan. “Tidak penting!” itu kata yang sering saya dengar dari sebagian kalangan pendidik. Padahal sejarah kejayaan masa lalu begitu jelas bagaimana para tokoh ternama sangat terkenal dengan nilai nailai kesusateraan.

Sastra memiliki makna majemuk. sastra secara harfiah berarti buku pengajaran. Susastra didefinisikan sebgai kitab yang berisi tulisan yang indah, mendidik, atau pun kitab-kitab pengajaran. Zaman dulu, sastra memiliki kekuatan yang dapat menguasai, menentramkan dan mengatur dunia. Sebagai contohnya,  Pada tradisi konfusianisme, kesusastraan diposisikan sebagai salah satu jalan suci. Para cendekiawan muslim juga berdakwah dengan bersastra. Berkonflik pun dengan menggunakan kata-kata yang sangat indah.

Foto: Bersama Dr. KH. Halimy Zuhdi, Sastrawan internasional dari UIN Malang

Manusia terdiri dari beberapa bagian yang harus dipenuhi agar tetap seimbang. Ada olah raga, olah pikir, olah jiwa, dan olah rasa. Pembelajaran orlah rasa sudah lumayan sulit ditemukan saat ini. Sejarahnya, kecenderungan manusia pada masa mulanya yang hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan jasmani terus berubah. Manusia terus berkembang mengikuti kebaikan, kebenaran, dan keindahan. Kecenderungan manusia yang terus mengamati alam raya untuk mendapatkan keindahan menghasilkan seni, meraih kebenaran menghasilkan ilmu, dan meraih kebaikan menghasilkan akhlak.

Pembelajaran sastra membawa kelembutan hati bagi yang memelajarinya. Didalamnya diajarkan nilai-nilai agama, budaya, sosial, ekonomi, dan pendidikan lainnya. Di dalamnya terdapat mimesis yakni tiruan realita kehidupan. Anehnya, Produk-produk kesusateraan seperti puisi, mendongeng, drama, diperlombakan di saat kelulusan sekolah. Namun tidak begitu banyak diajarkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Humaniora adalah salah satu ilmu pengetahuan yang paling tua. Di dalam humaniora terdapat ilmu Bahasa, sastra, agama, dan lainnya. Sesuai dengan Namanya “human” manusia artinya berusaha memanusiakan manusia, menjadikan manusia berbudaya. Mengajari manusia berbahasa dengan baik yang berdasar pada nilai-nilai luhur pemikiran orang-orang bijak.  Dunia Islam memiliki banyak tokoh diantaranya seperti Rabi’ah al-Adawiyah, Khadijah binti Suhnun, Abul ‘Ala al-Ma’arri, dan Maulana Jalaluddin Rumi.

Dalam sebuah syair, Amru bin al-Wardi (w. 749 H) menulis:

Tuntutlah ilmu, dan janganlah bermalas-malasan.

Sungguh, amat jauh kesuksesan dari seorang pemalas.

Dan jangan mengatakan, “Sudah terlambat…”

Setiap yang berjalan di jalannya, pasti akan sampai tujuan.

Jangan pernah mengatakan, “Inilah keluargakau, dan kedudukanku…”

Sungguh, kedudukan pemuda tercermin dalam karyanya.

 

Akankah Pembelajaran sastra di lembaga pendidikan ma’arif akan dihidupkan?

Wallahu a’laam

(Mz)

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Giat Literasi dan Studi Kunjung Perpustakaan UIN Maliki Malang oleh Siswa MA PIQ Singosari Gunq Perkuat Budaya Baca

    Giat Literasi dan Studi Kunjung Perpustakaan UIN Maliki Malang oleh Siswa MA PIQ Singosari Gunq Perkuat Budaya Baca

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 2.135
    • 0Komentar

    Senin, o5 Mei 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Malang – Sebanyak 24 siswa Madrasah Aliyah Pendidikan Ilmu Al Quran (MA PIQ) Singosari Malang didampingi oleh lima guru pendamping antusias mengikuti giat literasi dan studi kunjung ke Perpustakaan Pusat Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang pada hari ini, Senin (5/5/2025). Kegiatan ini […]

  • Gerakan Pembaharuan Tidak Kepalang

    Gerakan Pembaharuan Tidak Kepalang

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

    Oleh: Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. Abdul Malik Karim sang ketua lembaga.Pendidikan Ma’ari NU Cabang Malang kita.Mengkonstruk pembaharuan yang luar biasa.Menjadi model pendidikan NU di Indonesia.Pantas diharap terus berinovasi tanpa titik dan koma.Gebrakan yang akan kagetkan pengamat siapa saja.Mulai menata mutu dengan penjaminan terstigma.Pendidikan NU berkualitas tidak ada bandingnya. Rupanya kini melibatkan para pemikir dan […]

  • LP Ma’arif PCNU Malang “Robotic in Ramadhan 2026”

    LP Ma’arif PCNU Malang “Robotic in Ramadhan 2026”

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 826
    • 0Komentar

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Rabu (25/02/2026) riuh peserta berkomentar “Senang sekali, nambah empat hari lagi ya!”, “keren!”, “Robotiknya seru hingga pengen lagi!” ucap para peserta yang baru menyelesaikan Workshop Robotika di sesi pertama. “Madrasah di bawah maarif paling besar atau mayoritas, sehingga kita harus menjadi uswah yakni madrasah yang selalu berkembang dan selalu belajar” […]

  • Audit Hari Kedua; LP Ma’arif Menjadi Sasaran Tembak Auditor

    Audit Hari Kedua; LP Ma’arif Menjadi Sasaran Tembak Auditor

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 789
    • 0Komentar

    Selasa. 27 Januari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Audit ISO 21001:2018 ini dilaksanakan selama dua hari, Dimana hari pertama yang di audit Adalah Top Management and Management Representative, Sarana dan Prasarana, kurikulum, pengembangan usaha, kesiswaan, unit bimbingan konseling, serta 6 Prodi yaitu Prodi TKJ (SAD), Prodi Keperawatan (LSM), Prodi TKR, Prodi APHP (SAD), Prodi […]

  • Tasyakur MTs. Almaarif 01 Singosari “KEREN”

    Tasyakur MTs. Almaarif 01 Singosari “KEREN”

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 557
    • 0Komentar

    Bq. Minggu, 07 Juni 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Masuk dalam bursa Sekolah Adiwiyata Nasional serta terus memperkuat posisi sebagai madrasah ramah anak rujukan dan madrasah berwawasan global melalui kerja sama dengan lembaga luar negeri. MTs. Almaarif Singosari memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi, meliputi nilai terbaik Ujian Madrasah, UAMNU, best character, prestasi non akademik, […]

  • Berselancar Kebudayaan

    Berselancar Kebudayaan

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.142
    • 0Komentar

    Mz. Rabu. 20 November 2024 “Secara alamiah sifat manusia itu sama, tetapi kebiasaan dan tradisilah yang membuat mereka terpisah” Confucius Membaca, menulis dan memahami budaya dengan budaya literasi. Itulah ide yang muncul dalam benak saya. Menyambut hari guru nasional 25 November 2024 menginspirasi saya untuk melakukan literasi budaya dengan mengampanyekan budaya literasi. Mempelajari beragam budaya […]

expand_less