Breaking News
light_mode
Beranda » Learning » Kisah Klasih Pendidikan Sastra

Kisah Klasih Pendidikan Sastra

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
  • visibility 1.398

 

Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Ahad, 04 Mei 2025

 

“Jangan pernah melewatkan satu hari tanpa melihat karya seni yang sempurna, mendengar karya musik yang hebat dan membaca, sebagiannya buku yang bagus” Van Goethe

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Pernahkah anda melihat begitu banyak konflik?, Pertikaian?, Kekerasan?, Mungkin itu hampir setiap hari muncul di berbagai media. Mengapa ini mudah terhadi?. Pertanyaan itu muncul kembali ketika kaki-kaki tangga menuntun saya memasuki Gedung pementasan drama di salah satu kampus terbesar di Malang Raya. Di sana, Saya bertemu dan berdiskusi, menyimak, dan melihat para tokoh sastrawan berorasi dengan beragam tampilannya. Mereka bersastra.!

Mungkin sudah agak aneh di saat era pasca modern ini, di mana pembelajaran sastra sudah sangat sulit ditemukan diajarkan di lembaga-lembaga pendidikan. “Tidak penting!” itu kata yang sering saya dengar dari sebagian kalangan pendidik. Padahal sejarah kejayaan masa lalu begitu jelas bagaimana para tokoh ternama sangat terkenal dengan nilai nailai kesusateraan.

Sastra memiliki makna majemuk. sastra secara harfiah berarti buku pengajaran. Susastra didefinisikan sebgai kitab yang berisi tulisan yang indah, mendidik, atau pun kitab-kitab pengajaran. Zaman dulu, sastra memiliki kekuatan yang dapat menguasai, menentramkan dan mengatur dunia. Sebagai contohnya,  Pada tradisi konfusianisme, kesusastraan diposisikan sebagai salah satu jalan suci. Para cendekiawan muslim juga berdakwah dengan bersastra. Berkonflik pun dengan menggunakan kata-kata yang sangat indah.

Foto: Bersama Dr. KH. Halimy Zuhdi, Sastrawan internasional dari UIN Malang

Manusia terdiri dari beberapa bagian yang harus dipenuhi agar tetap seimbang. Ada olah raga, olah pikir, olah jiwa, dan olah rasa. Pembelajaran orlah rasa sudah lumayan sulit ditemukan saat ini. Sejarahnya, kecenderungan manusia pada masa mulanya yang hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan jasmani terus berubah. Manusia terus berkembang mengikuti kebaikan, kebenaran, dan keindahan. Kecenderungan manusia yang terus mengamati alam raya untuk mendapatkan keindahan menghasilkan seni, meraih kebenaran menghasilkan ilmu, dan meraih kebaikan menghasilkan akhlak.

Pembelajaran sastra membawa kelembutan hati bagi yang memelajarinya. Didalamnya diajarkan nilai-nilai agama, budaya, sosial, ekonomi, dan pendidikan lainnya. Di dalamnya terdapat mimesis yakni tiruan realita kehidupan. Anehnya, Produk-produk kesusateraan seperti puisi, mendongeng, drama, diperlombakan di saat kelulusan sekolah. Namun tidak begitu banyak diajarkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Humaniora adalah salah satu ilmu pengetahuan yang paling tua. Di dalam humaniora terdapat ilmu Bahasa, sastra, agama, dan lainnya. Sesuai dengan Namanya “human” manusia artinya berusaha memanusiakan manusia, menjadikan manusia berbudaya. Mengajari manusia berbahasa dengan baik yang berdasar pada nilai-nilai luhur pemikiran orang-orang bijak.  Dunia Islam memiliki banyak tokoh diantaranya seperti Rabi’ah al-Adawiyah, Khadijah binti Suhnun, Abul ‘Ala al-Ma’arri, dan Maulana Jalaluddin Rumi.

Dalam sebuah syair, Amru bin al-Wardi (w. 749 H) menulis:

Tuntutlah ilmu, dan janganlah bermalas-malasan.

Sungguh, amat jauh kesuksesan dari seorang pemalas.

Dan jangan mengatakan, “Sudah terlambat…”

Setiap yang berjalan di jalannya, pasti akan sampai tujuan.

Jangan pernah mengatakan, “Inilah keluargakau, dan kedudukanku…”

Sungguh, kedudukan pemuda tercermin dalam karyanya.

 

Akankah Pembelajaran sastra di lembaga pendidikan ma’arif akan dihidupkan?

Wallahu a’laam

(Mz)

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Al Ihsan Turen Menuju Pendidikan Semakin Berkualitas  

    Al Ihsan Turen Menuju Pendidikan Semakin Berkualitas  

    • calendar_month Kamis, 4 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.420
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Jum’at 5 Mei 2023. LP Ma’arif Kabupaten Malang. Lebih dari 800 orang memadati halaman Yayasan Al Ihsan Turen. Mereka hadir untuk mengikuti halal bi halal, haul akbar K.H. Ma’sum Ihsan ke-14, haul perintis Yayasan Al Ihsan serta dewan guru yang telah wafat, dan reuni alumni Al Ihsan Turen pada hari Senin […]

  • LP Ma’arif Bersama UIN Maliki Gelar Pelatihan Google Site

    LP Ma’arif Bersama UIN Maliki Gelar Pelatihan Google Site

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.132
    • 0Komentar

    Maulidia, S.Pd. Senin, 22 Mei 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Sabtu (20/5/2023), LP Ma’arif NU Kabupaten Malang, dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di Indonesia khususnya di Jawa Timur, PC LP Ma’arif NU Kabupaten Malang dan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang berkolaborasi mengadakan kegiatan program pengembangan untuk Guru-Guru Madrasah dengan tema seminar […]

  • TERINSPIRASI KONSEP PENDIDIKAN KETUA LP MA’ARIF KABUPATEN MALANG, DARUL FAQIH LUNCURKAN UNIT DAFA PALA

    TERINSPIRASI KONSEP PENDIDIKAN KETUA LP MA’ARIF KABUPATEN MALANG, DARUL FAQIH LUNCURKAN UNIT DAFA PALA

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.222
    • 0Komentar

    Dr. K.H. faris Khoirul Anam Lc., Rabu 28 Mei 2024 Tim Dafa Pala telah mendaki beberapa puncak bukit dan gunung di wilayah Malang Raya, Mojokerto, dan Pasuruan. Dalam berbagai kesempatan, Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang, Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan ditentukan oleh tiga hal, yaitu olah roso, olah […]

  • Di Balik Dinding Barak

    Di Balik Dinding Barak

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.140
    • 0Komentar

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang “Jangan pernah melewatkan satu hari tanpa melihat karya seni yang sempurna, mendengar karya musik yang hebat dan membaca, sebagiannya buku yang bagus” Goethe Izzy. Rabu, 28 Mei 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Derap suara langkah kaki berbaris terdengar menggema. Saya berhenti di gerbang utama untuk meminta izin memasuki area. […]

  • Ma’arif Goyang Jagad Maya Malang dengan Religious Literacy

    Ma’arif Goyang Jagad Maya Malang dengan Religious Literacy

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.033
    • 0Komentar

    humaslp2 weeks ago Berita, Learning, PendidikanMuhammad Masykur Izzy Baiquni, Sabtu 03 September 2022 Kerjasama yang apik dan inovatif telah terlaksana antara Kementerian Infokom, PB Ma’arif, Pemerintah Daerah Kabupaten Malang, Kementerian Agama Kabupaten Malang, PC Ma’arif Kabupaten Malang dan SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo, Ahad (28/8/2022) di aula SMK NU Sunan Ampel. Seminar Hybrid Literasi Digital […]

  • <strong>Website dalam Pendidikan, untuk Apa?</strong>

    Website dalam Pendidikan, untuk Apa?

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.650
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Jika Anda menggunakan seluruh waktu Anda untuk mengerjakan tugas-tugas yang sangat produktif, Anda akhirnya akan ‘mengurangi’ semua kegiatan tidak produktif yang mungkin mengganggu Anda menyelesaikan tugas utama Anda” Brian Tracy Rabu 11 Januari 2023 tepat pukul 11:00 wib, kami diundang ke kantor Muslimat Kabupaten Malang. IGTKM hadir memenuhi aula pertemuan. […]

expand_less