Breaking News
light_mode
Beranda » Learning » Kisah Klasih Pendidikan Sastra

Kisah Klasih Pendidikan Sastra

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
  • visibility 1.523

 

Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Ahad, 04 Mei 2025

 

“Jangan pernah melewatkan satu hari tanpa melihat karya seni yang sempurna, mendengar karya musik yang hebat dan membaca, sebagiannya buku yang bagus” Van Goethe

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Pernahkah anda melihat begitu banyak konflik?, Pertikaian?, Kekerasan?, Mungkin itu hampir setiap hari muncul di berbagai media. Mengapa ini mudah terhadi?. Pertanyaan itu muncul kembali ketika kaki-kaki tangga menuntun saya memasuki Gedung pementasan drama di salah satu kampus terbesar di Malang Raya. Di sana, Saya bertemu dan berdiskusi, menyimak, dan melihat para tokoh sastrawan berorasi dengan beragam tampilannya. Mereka bersastra.!

Mungkin sudah agak aneh di saat era pasca modern ini, di mana pembelajaran sastra sudah sangat sulit ditemukan diajarkan di lembaga-lembaga pendidikan. “Tidak penting!” itu kata yang sering saya dengar dari sebagian kalangan pendidik. Padahal sejarah kejayaan masa lalu begitu jelas bagaimana para tokoh ternama sangat terkenal dengan nilai nailai kesusateraan.

Sastra memiliki makna majemuk. sastra secara harfiah berarti buku pengajaran. Susastra didefinisikan sebgai kitab yang berisi tulisan yang indah, mendidik, atau pun kitab-kitab pengajaran. Zaman dulu, sastra memiliki kekuatan yang dapat menguasai, menentramkan dan mengatur dunia. Sebagai contohnya,  Pada tradisi konfusianisme, kesusastraan diposisikan sebagai salah satu jalan suci. Para cendekiawan muslim juga berdakwah dengan bersastra. Berkonflik pun dengan menggunakan kata-kata yang sangat indah.

Foto: Bersama Dr. KH. Halimy Zuhdi, Sastrawan internasional dari UIN Malang

Manusia terdiri dari beberapa bagian yang harus dipenuhi agar tetap seimbang. Ada olah raga, olah pikir, olah jiwa, dan olah rasa. Pembelajaran orlah rasa sudah lumayan sulit ditemukan saat ini. Sejarahnya, kecenderungan manusia pada masa mulanya yang hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan jasmani terus berubah. Manusia terus berkembang mengikuti kebaikan, kebenaran, dan keindahan. Kecenderungan manusia yang terus mengamati alam raya untuk mendapatkan keindahan menghasilkan seni, meraih kebenaran menghasilkan ilmu, dan meraih kebaikan menghasilkan akhlak.

Pembelajaran sastra membawa kelembutan hati bagi yang memelajarinya. Didalamnya diajarkan nilai-nilai agama, budaya, sosial, ekonomi, dan pendidikan lainnya. Di dalamnya terdapat mimesis yakni tiruan realita kehidupan. Anehnya, Produk-produk kesusateraan seperti puisi, mendongeng, drama, diperlombakan di saat kelulusan sekolah. Namun tidak begitu banyak diajarkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Humaniora adalah salah satu ilmu pengetahuan yang paling tua. Di dalam humaniora terdapat ilmu Bahasa, sastra, agama, dan lainnya. Sesuai dengan Namanya “human” manusia artinya berusaha memanusiakan manusia, menjadikan manusia berbudaya. Mengajari manusia berbahasa dengan baik yang berdasar pada nilai-nilai luhur pemikiran orang-orang bijak.  Dunia Islam memiliki banyak tokoh diantaranya seperti Rabi’ah al-Adawiyah, Khadijah binti Suhnun, Abul ‘Ala al-Ma’arri, dan Maulana Jalaluddin Rumi.

Dalam sebuah syair, Amru bin al-Wardi (w. 749 H) menulis:

Tuntutlah ilmu, dan janganlah bermalas-malasan.

Sungguh, amat jauh kesuksesan dari seorang pemalas.

Dan jangan mengatakan, “Sudah terlambat…”

Setiap yang berjalan di jalannya, pasti akan sampai tujuan.

Jangan pernah mengatakan, “Inilah keluargakau, dan kedudukanku…”

Sungguh, kedudukan pemuda tercermin dalam karyanya.

 

Akankah Pembelajaran sastra di lembaga pendidikan ma’arif akan dihidupkan?

Wallahu a’laam

(Mz)

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madu vs Embun PKB Guru MI Kab. Malang

    Madu vs Embun PKB Guru MI Kab. Malang

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 987
    • 0Komentar

    Bq & Abd. Rozzaq, M.Pd. Kamis 04 Juli 2024 LP Ma’arif PCNU kabupaten Malang “Masih ada energi yangg hadir diwaktu yang semestinya, masih ada embun penyejuk yang menetes pada waktu semestinya, masih ada madu yang tak tergantikan ditengah herbal, obat, jamu, dan ramuan yang merebak. ….. Kehadiran, hipnotis Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo dalam dunia […]

  • Lima Azimat Membangun Lembaga Pendidikan

    Lima Azimat Membangun Lembaga Pendidikan

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    Oleh: Prof Dr. HA. Muhtadi Ridwan (Ketua Senat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) Sebelum membahas tentang lima azimat, maka penting kita memperhatikan pertanyaan berikut ini, ”Mengapa ada sekolah yang dulunya merupakan sekolah/madrasah favorit namun akhir-akhir ini sekolah/madrasah tersebut mengalami penurunan peminat, mengalami keterpurukan, bahkan ada yang sampai gulung tikar?”, “Bagaimana cara mengelola sekolah/madrasah, agar dapat […]

  • Trauma Informed Teaching LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

    Trauma Informed Teaching LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 502
    • 0Komentar

      Mz. Sabtu, 05 September 2026. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Suara ramai gaduh sulit diredam, siswa memukul teman, berteriak pada guru, merusak barang yang ada. Di lain waktu, ada siswa yang sering membolos, kabur dari kelas, atau bersembunyi di kamar mandi. Belum cukup ternyata, siswa di kelas tidak bergerak, tidak bicara, sorot matanya kosong […]

  • <strong>Ma’arif Excellent School Internationally Cerified</strong>

    Ma’arif Excellent School Internationally Cerified

    • calendar_month Senin, 23 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.328
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 23 Januari 2023 Selama dua hari penuh saya mendapatkan kesempatan belajar ISO dari direktur Decra Indonesia yaitu Bapak Sholichin A. Darmawan. Ini merupakan anugerah bagi saya karena bisa belajar sistim manajemen mutu langsung dari pakar yang sudah berada di level puncak atau level principal. dimulai pada hari Selasa 17 Januari […]

  • LP Ma’arif Kabupaten Malang Terbukti Memberi Solusi

    LP Ma’arif Kabupaten Malang Terbukti Memberi Solusi

    • calendar_month Selasa, 27 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.388
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Selasa 26 Desember 2022 LP Ma’arif Kabupaten Malang. “Visitasi NU AWARD d LP Ma’arif NU Kabupaten Malang ini terasa sangat menyenangkan dan banyak tantangannya, karena sebagai pengurus yang baru dilantik tentunya setengah tidak percaya masuk nominasi 3 besar NU AWARD PW Jawa Timur, tapi Kami percaya bahwa gerakan perubahan yang kami […]

  • Gladian Pimpinan Regu (DIANPINRU) Pramuka Penggalang Ma’arif Kabupaten Malang

    Gladian Pimpinan Regu (DIANPINRU) Pramuka Penggalang Ma’arif Kabupaten Malang

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.305
    • 0Komentar

    Ribut Iswanto. Senin, 26 Februari 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Satuan Komunitas Pramuka Maarif NU  Menggelar Gladian Pimpinan Regu (DIANPINRU) Pramuka Penggalang SMP/MTs NU di Lingkungan Pendidikan Maarif NU se-Kabupaten Malang serta napak tilas pahlawan nasional (KH Masykur). Acara ini dibuka oleh Ketua PC LP Maarif PCNU Kabupaten Malang Prof. Dr H. Abdul Malik […]

expand_less