Breaking News
light_mode
Beranda » Learning » Kisah Klasih Pendidikan Sastra

Kisah Klasih Pendidikan Sastra

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
  • visibility 1.486

 

Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Ahad, 04 Mei 2025

 

“Jangan pernah melewatkan satu hari tanpa melihat karya seni yang sempurna, mendengar karya musik yang hebat dan membaca, sebagiannya buku yang bagus” Van Goethe

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Pernahkah anda melihat begitu banyak konflik?, Pertikaian?, Kekerasan?, Mungkin itu hampir setiap hari muncul di berbagai media. Mengapa ini mudah terhadi?. Pertanyaan itu muncul kembali ketika kaki-kaki tangga menuntun saya memasuki Gedung pementasan drama di salah satu kampus terbesar di Malang Raya. Di sana, Saya bertemu dan berdiskusi, menyimak, dan melihat para tokoh sastrawan berorasi dengan beragam tampilannya. Mereka bersastra.!

Mungkin sudah agak aneh di saat era pasca modern ini, di mana pembelajaran sastra sudah sangat sulit ditemukan diajarkan di lembaga-lembaga pendidikan. “Tidak penting!” itu kata yang sering saya dengar dari sebagian kalangan pendidik. Padahal sejarah kejayaan masa lalu begitu jelas bagaimana para tokoh ternama sangat terkenal dengan nilai nailai kesusateraan.

Sastra memiliki makna majemuk. sastra secara harfiah berarti buku pengajaran. Susastra didefinisikan sebgai kitab yang berisi tulisan yang indah, mendidik, atau pun kitab-kitab pengajaran. Zaman dulu, sastra memiliki kekuatan yang dapat menguasai, menentramkan dan mengatur dunia. Sebagai contohnya,  Pada tradisi konfusianisme, kesusastraan diposisikan sebagai salah satu jalan suci. Para cendekiawan muslim juga berdakwah dengan bersastra. Berkonflik pun dengan menggunakan kata-kata yang sangat indah.

Foto: Bersama Dr. KH. Halimy Zuhdi, Sastrawan internasional dari UIN Malang

Manusia terdiri dari beberapa bagian yang harus dipenuhi agar tetap seimbang. Ada olah raga, olah pikir, olah jiwa, dan olah rasa. Pembelajaran orlah rasa sudah lumayan sulit ditemukan saat ini. Sejarahnya, kecenderungan manusia pada masa mulanya yang hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan jasmani terus berubah. Manusia terus berkembang mengikuti kebaikan, kebenaran, dan keindahan. Kecenderungan manusia yang terus mengamati alam raya untuk mendapatkan keindahan menghasilkan seni, meraih kebenaran menghasilkan ilmu, dan meraih kebaikan menghasilkan akhlak.

Pembelajaran sastra membawa kelembutan hati bagi yang memelajarinya. Didalamnya diajarkan nilai-nilai agama, budaya, sosial, ekonomi, dan pendidikan lainnya. Di dalamnya terdapat mimesis yakni tiruan realita kehidupan. Anehnya, Produk-produk kesusateraan seperti puisi, mendongeng, drama, diperlombakan di saat kelulusan sekolah. Namun tidak begitu banyak diajarkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Humaniora adalah salah satu ilmu pengetahuan yang paling tua. Di dalam humaniora terdapat ilmu Bahasa, sastra, agama, dan lainnya. Sesuai dengan Namanya “human” manusia artinya berusaha memanusiakan manusia, menjadikan manusia berbudaya. Mengajari manusia berbahasa dengan baik yang berdasar pada nilai-nilai luhur pemikiran orang-orang bijak.  Dunia Islam memiliki banyak tokoh diantaranya seperti Rabi’ah al-Adawiyah, Khadijah binti Suhnun, Abul ‘Ala al-Ma’arri, dan Maulana Jalaluddin Rumi.

Dalam sebuah syair, Amru bin al-Wardi (w. 749 H) menulis:

Tuntutlah ilmu, dan janganlah bermalas-malasan.

Sungguh, amat jauh kesuksesan dari seorang pemalas.

Dan jangan mengatakan, “Sudah terlambat…”

Setiap yang berjalan di jalannya, pasti akan sampai tujuan.

Jangan pernah mengatakan, “Inilah keluargakau, dan kedudukanku…”

Sungguh, kedudukan pemuda tercermin dalam karyanya.

 

Akankah Pembelajaran sastra di lembaga pendidikan ma’arif akan dihidupkan?

Wallahu a’laam

(Mz)

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Workshop IKM dalam Peningkatan Mutu Lembaga dan Guru se Kecamatan Turen

    Workshop IKM dalam Peningkatan Mutu Lembaga dan Guru se Kecamatan Turen

    • calendar_month Minggu, 12 Mar 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.470
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Ahad 12 Maret 2023 LP Ma’arif NU kabupaten Malang Sabtu (11/3/2023) Lembaga Pendidikan Ma’arif MWC NU Kecamatan Turen mengadakan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dalam Peningkatan Mutu Lembaga dan Guru Inspiratif Inovatif dan Kreatif untuk tingkat Madrasah Tsanawiyah dan Sekolah Menengan Pertama se Kecamatan Turen, Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung MTs. […]

  • Khotmil Qur’an dan Pembinaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang

    Khotmil Qur’an dan Pembinaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.422
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu 05 April 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. “BOP untuk RA sudah dicairkan, BOS juga sudah dicairkan, termasuk TPG untuk guru-guru non PNS sudah kami cairkan” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang sambil tertawa diikuti riuh dari para hadirin. Di Kantor LP Ma’arif NU Kabupaten Malang pada hari Sabtu […]

  • Penutupan KKM LP MA’ARIF UIN MALANG & Pembinaan Karakter Murid

    Penutupan KKM LP MA’ARIF UIN MALANG & Pembinaan Karakter Murid

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 584
    • 0Komentar

    12 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Wagir, Malang – Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Reguler LP Ma’arif Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang resmi ditutup pada Jumat, 31 Januari 2026. Penutupan KKM ini dirangkai secara terpadu dengan kegiatan pembinaan karakter murid yang disampaikan oleh Ketua Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama Kabupaten Malang, […]

  • Prof. Dr. Hj. Nurul Ulfatin, M.Pd. “Jangan Puas Menjadi Elang di antara Belalang”

    Prof. Dr. Hj. Nurul Ulfatin, M.Pd. “Jangan Puas Menjadi Elang di antara Belalang”

    • calendar_month Selasa, 4 Apr 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.161
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Selasa 04 April 2023. LP Ma’arif Kabupaten Malang Hari minggu yang disumsikan sebagai hari libur tidak berlaku bagi pengurus LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Minggu (02/04/2023) giat diskusi dengan salah satu Guru Besar Universitas Negeri Malang yaitu Prof. Dr. Nurul Ulfatin, M.Pd., terlaksana di kediaman guru besar bidang Administrasi Pendidikan ini. […]

  • Coaching Clinic Akreditasi LP Ma’arif Kab Malang

    Coaching Clinic Akreditasi LP Ma’arif Kab Malang

    • calendar_month Sabtu, 4 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.141
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Sabtu 4 Februari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Gedung LP Ma’arif pada hari Rabu (30/01/2022) terlihat kedatangan tamu-tamu yang hilir mudik memasuki gedung. Seperti di hari sebelumnya, pada jam 10.00 s.d. 13.00 LP Ma’arif melaksanakan Coaching Clinic Persiapan Akreditasi dua sekolah berbasis pesantren yaitu MTs. PIQ Singosari dan SMP Assaidiyah Kepanjen […]

  • Kolaborasi LP Ma’arif Kab. Malang dan LP Ma’arif Kab. Kediri Merawat Aswaja sebagai Core Value Pendidikan NU

    Kolaborasi LP Ma’arif Kab. Malang dan LP Ma’arif Kab. Kediri Merawat Aswaja sebagai Core Value Pendidikan NU

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 584
    • 0Komentar

      Prof. Amka. Kamis, 11 Juni 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Ketua Lp Ma’arif Kab. Kediri abah Maksum yang sekaligus mantan kasi pendma kab Kediri melakukan gebrakan dengan mengumpulkan guru Aswaja di perpustakaan UIN syekh Wasil Kediri. Pelatihan ini dilaksanakan oleh LP Ma’arif Kab. Kediri dengan menggandeng UIN Syekh Wasil Kediri dan PERGUNU Kab […]

expand_less