Breaking News
light_mode
Beranda » Learning » Kisah Klasih Pendidikan Sastra

Kisah Klasih Pendidikan Sastra

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
  • visibility 1.468

 

Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Ahad, 04 Mei 2025

 

“Jangan pernah melewatkan satu hari tanpa melihat karya seni yang sempurna, mendengar karya musik yang hebat dan membaca, sebagiannya buku yang bagus” Van Goethe

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Pernahkah anda melihat begitu banyak konflik?, Pertikaian?, Kekerasan?, Mungkin itu hampir setiap hari muncul di berbagai media. Mengapa ini mudah terhadi?. Pertanyaan itu muncul kembali ketika kaki-kaki tangga menuntun saya memasuki Gedung pementasan drama di salah satu kampus terbesar di Malang Raya. Di sana, Saya bertemu dan berdiskusi, menyimak, dan melihat para tokoh sastrawan berorasi dengan beragam tampilannya. Mereka bersastra.!

Mungkin sudah agak aneh di saat era pasca modern ini, di mana pembelajaran sastra sudah sangat sulit ditemukan diajarkan di lembaga-lembaga pendidikan. “Tidak penting!” itu kata yang sering saya dengar dari sebagian kalangan pendidik. Padahal sejarah kejayaan masa lalu begitu jelas bagaimana para tokoh ternama sangat terkenal dengan nilai nailai kesusateraan.

Sastra memiliki makna majemuk. sastra secara harfiah berarti buku pengajaran. Susastra didefinisikan sebgai kitab yang berisi tulisan yang indah, mendidik, atau pun kitab-kitab pengajaran. Zaman dulu, sastra memiliki kekuatan yang dapat menguasai, menentramkan dan mengatur dunia. Sebagai contohnya,  Pada tradisi konfusianisme, kesusastraan diposisikan sebagai salah satu jalan suci. Para cendekiawan muslim juga berdakwah dengan bersastra. Berkonflik pun dengan menggunakan kata-kata yang sangat indah.

Foto: Bersama Dr. KH. Halimy Zuhdi, Sastrawan internasional dari UIN Malang

Manusia terdiri dari beberapa bagian yang harus dipenuhi agar tetap seimbang. Ada olah raga, olah pikir, olah jiwa, dan olah rasa. Pembelajaran orlah rasa sudah lumayan sulit ditemukan saat ini. Sejarahnya, kecenderungan manusia pada masa mulanya yang hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan jasmani terus berubah. Manusia terus berkembang mengikuti kebaikan, kebenaran, dan keindahan. Kecenderungan manusia yang terus mengamati alam raya untuk mendapatkan keindahan menghasilkan seni, meraih kebenaran menghasilkan ilmu, dan meraih kebaikan menghasilkan akhlak.

Pembelajaran sastra membawa kelembutan hati bagi yang memelajarinya. Didalamnya diajarkan nilai-nilai agama, budaya, sosial, ekonomi, dan pendidikan lainnya. Di dalamnya terdapat mimesis yakni tiruan realita kehidupan. Anehnya, Produk-produk kesusateraan seperti puisi, mendongeng, drama, diperlombakan di saat kelulusan sekolah. Namun tidak begitu banyak diajarkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Humaniora adalah salah satu ilmu pengetahuan yang paling tua. Di dalam humaniora terdapat ilmu Bahasa, sastra, agama, dan lainnya. Sesuai dengan Namanya “human” manusia artinya berusaha memanusiakan manusia, menjadikan manusia berbudaya. Mengajari manusia berbahasa dengan baik yang berdasar pada nilai-nilai luhur pemikiran orang-orang bijak.  Dunia Islam memiliki banyak tokoh diantaranya seperti Rabi’ah al-Adawiyah, Khadijah binti Suhnun, Abul ‘Ala al-Ma’arri, dan Maulana Jalaluddin Rumi.

Dalam sebuah syair, Amru bin al-Wardi (w. 749 H) menulis:

Tuntutlah ilmu, dan janganlah bermalas-malasan.

Sungguh, amat jauh kesuksesan dari seorang pemalas.

Dan jangan mengatakan, “Sudah terlambat…”

Setiap yang berjalan di jalannya, pasti akan sampai tujuan.

Jangan pernah mengatakan, “Inilah keluargakau, dan kedudukanku…”

Sungguh, kedudukan pemuda tercermin dalam karyanya.

 

Akankah Pembelajaran sastra di lembaga pendidikan ma’arif akan dihidupkan?

Wallahu a’laam

(Mz)

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bimlat Pendampingan Pembuatan Google Form Dalam Meninjau Evaluasi Belajar

    Bimlat Pendampingan Pembuatan Google Form Dalam Meninjau Evaluasi Belajar

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 864
    • 0Komentar

    M Makruf Al Arif, Khalifatunnisa dan Shafa Al Istiqomah. Kamis, 29 Juni 2023. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Pada hari Selasa, 27 Juni 2023 telah diadakan acara Turba PC Ma’arif NU Kab Malang di LP Ma’arif Dau Malang dan Bimlat pendampingan pembuatan Gogle form dalam meninjau evaluasi belajar. Bertempat di MTs Wahid Hayim 02 Desa […]

  • Ma’arif Gencar Implementasikan Kurikulum Merdeka dan Manajemen Sekolah Unggul

    Ma’arif Gencar Implementasikan Kurikulum Merdeka dan Manajemen Sekolah Unggul

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.246
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Kamis 12 Januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang Bergegas melakukan Inovasi, MI Islamiyah Kaumrejo Ngantang hadirkan LP Ma’arif kabupaten Malang sebagai nara sumber Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka dan Manajemen Sekolah Unggul, Kamis (12/01/2023). Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 sampai dengan 16.00 wib ini diisi oleh para pakar di bidangnya. Menghadirkan […]

  • Inklusi, Pendidikan, dan Perkawinan Anak Usia Sekolah

    Inklusi, Pendidikan, dan Perkawinan Anak Usia Sekolah

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.659
    • 0Komentar

    Wahid Khoiruddin & Mz. Kamis ,24 April 2025 Foto: Penyerahan Perdes PPA Desa Sumberputih Kecamatan Wajak oleh Kepala Desa Sumberputih kepada Bupati Malang LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Kamis, 24 April 2025. Lakpesdam PCNU Kabupaten Malang mengadakan agenda besar dengan tajuk Stakeholder Meeting Kabupaten Malang pada Pelaksanaan Program Inklusi Pencegahan Perkawinan Anak. Lakpesdam PBNU dalam […]

  • Tirulah Saddam Husein Dalam Memajukan Lembaga Pendidikan

    Tirulah Saddam Husein Dalam Memajukan Lembaga Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.317
    • 0Komentar

    Prof. Dr. K.H.Imam Suprayogo. Maret 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Beberapa waktu yang lalu datang ke rumah saya, beberapa orang yang mengaku sebagai pengurus yayasan perguruan tinggi. Kedatangan mereka sekedar mengajak berdiskusi untuk mencari cara strategis dalam memajukan perguruan tinggi yang sedang mereka kelola. Mendengarkan keterangan tentang perkembangan kampusnya dan tujuan mereka datang, saya […]

  • SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Gelar Workshop Strategis Menuju Reputasi Internasional

    SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Gelar Workshop Strategis Menuju Reputasi Internasional

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 541
    • 0Komentar

    SMK NUSA. 21 April 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo sukses menyelenggarakan Workshop “Pengembangan SMK Menuju Reputasi Internasional” yang bertempat di Gedung Graha Agroteknologi, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo, Imron Sya’roni, S.Pd., M.Pd., yang menekankan pentingnya adaptasi lembaga pendidikan dalam […]

  • Ma’arif Manjakan NU Award PWNU Jatim dengan Inovasi Mandiri Berkelanjutan

    Ma’arif Manjakan NU Award PWNU Jatim dengan Inovasi Mandiri Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 23 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 902
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 23 Januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Kafe Fastron Lantai 3 Gedung UNUSA Tower menjadi tempat pembuktian program-program LP Ma’arif Kabupaten Malang yang spektakuler selama tahun pertama pengabdian. Presentasi Final Nominator NU Award PWNU Jatim 2022 “Sinergi Jama’ah dan Jam’iyyah Menuju NU Mandiri Berkelanjutan” menjadi ajang silaturrahim dan unjuk program-program […]

expand_less