Breaking News
light_mode
Beranda » Learning » Kisah Klasih Pendidikan Sastra

Kisah Klasih Pendidikan Sastra

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
  • visibility 1.430

 

Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Ahad, 04 Mei 2025

 

“Jangan pernah melewatkan satu hari tanpa melihat karya seni yang sempurna, mendengar karya musik yang hebat dan membaca, sebagiannya buku yang bagus” Van Goethe

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Pernahkah anda melihat begitu banyak konflik?, Pertikaian?, Kekerasan?, Mungkin itu hampir setiap hari muncul di berbagai media. Mengapa ini mudah terhadi?. Pertanyaan itu muncul kembali ketika kaki-kaki tangga menuntun saya memasuki Gedung pementasan drama di salah satu kampus terbesar di Malang Raya. Di sana, Saya bertemu dan berdiskusi, menyimak, dan melihat para tokoh sastrawan berorasi dengan beragam tampilannya. Mereka bersastra.!

Mungkin sudah agak aneh di saat era pasca modern ini, di mana pembelajaran sastra sudah sangat sulit ditemukan diajarkan di lembaga-lembaga pendidikan. “Tidak penting!” itu kata yang sering saya dengar dari sebagian kalangan pendidik. Padahal sejarah kejayaan masa lalu begitu jelas bagaimana para tokoh ternama sangat terkenal dengan nilai nailai kesusateraan.

Sastra memiliki makna majemuk. sastra secara harfiah berarti buku pengajaran. Susastra didefinisikan sebgai kitab yang berisi tulisan yang indah, mendidik, atau pun kitab-kitab pengajaran. Zaman dulu, sastra memiliki kekuatan yang dapat menguasai, menentramkan dan mengatur dunia. Sebagai contohnya,  Pada tradisi konfusianisme, kesusastraan diposisikan sebagai salah satu jalan suci. Para cendekiawan muslim juga berdakwah dengan bersastra. Berkonflik pun dengan menggunakan kata-kata yang sangat indah.

Foto: Bersama Dr. KH. Halimy Zuhdi, Sastrawan internasional dari UIN Malang

Manusia terdiri dari beberapa bagian yang harus dipenuhi agar tetap seimbang. Ada olah raga, olah pikir, olah jiwa, dan olah rasa. Pembelajaran orlah rasa sudah lumayan sulit ditemukan saat ini. Sejarahnya, kecenderungan manusia pada masa mulanya yang hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan jasmani terus berubah. Manusia terus berkembang mengikuti kebaikan, kebenaran, dan keindahan. Kecenderungan manusia yang terus mengamati alam raya untuk mendapatkan keindahan menghasilkan seni, meraih kebenaran menghasilkan ilmu, dan meraih kebaikan menghasilkan akhlak.

Pembelajaran sastra membawa kelembutan hati bagi yang memelajarinya. Didalamnya diajarkan nilai-nilai agama, budaya, sosial, ekonomi, dan pendidikan lainnya. Di dalamnya terdapat mimesis yakni tiruan realita kehidupan. Anehnya, Produk-produk kesusateraan seperti puisi, mendongeng, drama, diperlombakan di saat kelulusan sekolah. Namun tidak begitu banyak diajarkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Humaniora adalah salah satu ilmu pengetahuan yang paling tua. Di dalam humaniora terdapat ilmu Bahasa, sastra, agama, dan lainnya. Sesuai dengan Namanya “human” manusia artinya berusaha memanusiakan manusia, menjadikan manusia berbudaya. Mengajari manusia berbahasa dengan baik yang berdasar pada nilai-nilai luhur pemikiran orang-orang bijak.  Dunia Islam memiliki banyak tokoh diantaranya seperti Rabi’ah al-Adawiyah, Khadijah binti Suhnun, Abul ‘Ala al-Ma’arri, dan Maulana Jalaluddin Rumi.

Dalam sebuah syair, Amru bin al-Wardi (w. 749 H) menulis:

Tuntutlah ilmu, dan janganlah bermalas-malasan.

Sungguh, amat jauh kesuksesan dari seorang pemalas.

Dan jangan mengatakan, “Sudah terlambat…”

Setiap yang berjalan di jalannya, pasti akan sampai tujuan.

Jangan pernah mengatakan, “Inilah keluargakau, dan kedudukanku…”

Sungguh, kedudukan pemuda tercermin dalam karyanya.

 

Akankah Pembelajaran sastra di lembaga pendidikan ma’arif akan dihidupkan?

Wallahu a’laam

(Mz)

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERSEFAHAMAN BERSAMA LP MA’ARIF NU KAB MALANG INDONESIA dengan IAB (INSTITUTE AMINUDIN BAKI) MALAYSIA

    PERSEFAHAMAN BERSAMA LP MA’ARIF NU KAB MALANG INDONESIA dengan IAB (INSTITUTE AMINUDIN BAKI) MALAYSIA

    • calendar_month Rabu, 8 Mar 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.185
    • 0Komentar

    Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah,M.Pd.I. Rabu 8 Maret 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Perjalanan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang untuk membangun kerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan terbaik yang ada di Singapura dan Malaysia telah membuahkan hasil positif. Kerja keras pengurus untuk mewujudkan komitmennya membangun pendidikan yang semakin berkualitas di Kabupaten Malang telah disupport dengan […]

  • Hari Ketiga, Kunjungan ke Shandong Youth University of Political Science, Disambut dengan Bahasa Arab

    Hari Ketiga, Kunjungan ke Shandong Youth University of Political Science, Disambut dengan Bahasa Arab

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Prof. Amka. Ahad,28 Juni 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Kunjungan resmi tim LP MA’ARIF Kab Malang ke perguruan tinggi ini sebenarnya bukan sekedar kunjungan biasa mengingat perguruan tinggi ini mengembangkan program studi bahasa Arab, dan LP MA’ARIF Kab Malang memang mendapatkan undangan khusus agar bisa berkunjung ke sini. Kami tiba dari kota Old City […]

  • Be Excellent School by Excellent in Learning

    Be Excellent School by Excellent in Learning

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I., Malang, 19 April 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Kegiatan Be Excellent School By Training (BEST) yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 April 2025 di SDI-2 Sabilillah berlangsung dengan penuh semangat dan lancar. Hadir sebagai keynote speaker adalah Prof. Ibrahim Bafadal, selaku Pimpinan/Direktur Utama Yayasan Lembaga Pendidikan […]

  • Ruang Tumbuh Sore Hari, Bakat Siswa Diasah Bersama KKM

    Ruang Tumbuh Sore Hari, Bakat Siswa Diasah Bersama KKM

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 637
    • 0Komentar

      03 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Bel kelas boleh usai, tetapi semangat belajar siswa Sekolah Anak Sholeh Full Day belum berhenti. Setiap sore, lingkungan sekolah justru menjadi ruang tumbuh bagi beragam potensi, tempat minat dan bakat siswa diasah dengan pendampingan yang terarah. Program Pengembangan Minat dan Bakat Siswa melalui Pendampingan dan Optimalisasi […]

  • Tradisi Aswaja An Nahdliyah Mewarnai Wisuda RA-MI Roudlotul Ulum Pagak

    Tradisi Aswaja An Nahdliyah Mewarnai Wisuda RA-MI Roudlotul Ulum Pagak

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu, 28 Juni 2023. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Susana tidak biasa terlihat di lingkungan RA dan MI Roudlotul Ulum Pagak Malang. Umbul-umbul mewarnai kemeriahan di hari itu, Sabtu (24/6/2023). Area halaman ditutup dengan tenda dan pentas yang menjadi pusat perhatian para tamu undangan dan siswa siswi yang hari itu di […]

  • Dari LPM ke LPM

    Dari LPM ke LPM

    • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.357
    • 0Komentar

    Dr. Abd. Azis Tata Pangarsa, M.Pd. Senin, 03 Juli 2023 Pada hari Ahad, 2 Juni 2023 bakda Dhuhur saya bersama Pak Amka, begitu saya biasa memanggil mantan Ketua Lembaga Penjaminan Mutu atau yang biasa disingkat LPM Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang ini, berangkat takziah ke kediaman Almarhum Bapak Saiful Efendi (Pembina Yayasan Nurul […]

expand_less