Breaking News
light_mode
Beranda » Learning » Kisah Klasih Pendidikan Sastra

Kisah Klasih Pendidikan Sastra

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
  • visibility 1.491

 

Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Ahad, 04 Mei 2025

 

“Jangan pernah melewatkan satu hari tanpa melihat karya seni yang sempurna, mendengar karya musik yang hebat dan membaca, sebagiannya buku yang bagus” Van Goethe

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Pernahkah anda melihat begitu banyak konflik?, Pertikaian?, Kekerasan?, Mungkin itu hampir setiap hari muncul di berbagai media. Mengapa ini mudah terhadi?. Pertanyaan itu muncul kembali ketika kaki-kaki tangga menuntun saya memasuki Gedung pementasan drama di salah satu kampus terbesar di Malang Raya. Di sana, Saya bertemu dan berdiskusi, menyimak, dan melihat para tokoh sastrawan berorasi dengan beragam tampilannya. Mereka bersastra.!

Mungkin sudah agak aneh di saat era pasca modern ini, di mana pembelajaran sastra sudah sangat sulit ditemukan diajarkan di lembaga-lembaga pendidikan. “Tidak penting!” itu kata yang sering saya dengar dari sebagian kalangan pendidik. Padahal sejarah kejayaan masa lalu begitu jelas bagaimana para tokoh ternama sangat terkenal dengan nilai nailai kesusateraan.

Sastra memiliki makna majemuk. sastra secara harfiah berarti buku pengajaran. Susastra didefinisikan sebgai kitab yang berisi tulisan yang indah, mendidik, atau pun kitab-kitab pengajaran. Zaman dulu, sastra memiliki kekuatan yang dapat menguasai, menentramkan dan mengatur dunia. Sebagai contohnya,  Pada tradisi konfusianisme, kesusastraan diposisikan sebagai salah satu jalan suci. Para cendekiawan muslim juga berdakwah dengan bersastra. Berkonflik pun dengan menggunakan kata-kata yang sangat indah.

Foto: Bersama Dr. KH. Halimy Zuhdi, Sastrawan internasional dari UIN Malang

Manusia terdiri dari beberapa bagian yang harus dipenuhi agar tetap seimbang. Ada olah raga, olah pikir, olah jiwa, dan olah rasa. Pembelajaran orlah rasa sudah lumayan sulit ditemukan saat ini. Sejarahnya, kecenderungan manusia pada masa mulanya yang hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan jasmani terus berubah. Manusia terus berkembang mengikuti kebaikan, kebenaran, dan keindahan. Kecenderungan manusia yang terus mengamati alam raya untuk mendapatkan keindahan menghasilkan seni, meraih kebenaran menghasilkan ilmu, dan meraih kebaikan menghasilkan akhlak.

Pembelajaran sastra membawa kelembutan hati bagi yang memelajarinya. Didalamnya diajarkan nilai-nilai agama, budaya, sosial, ekonomi, dan pendidikan lainnya. Di dalamnya terdapat mimesis yakni tiruan realita kehidupan. Anehnya, Produk-produk kesusateraan seperti puisi, mendongeng, drama, diperlombakan di saat kelulusan sekolah. Namun tidak begitu banyak diajarkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Humaniora adalah salah satu ilmu pengetahuan yang paling tua. Di dalam humaniora terdapat ilmu Bahasa, sastra, agama, dan lainnya. Sesuai dengan Namanya “human” manusia artinya berusaha memanusiakan manusia, menjadikan manusia berbudaya. Mengajari manusia berbahasa dengan baik yang berdasar pada nilai-nilai luhur pemikiran orang-orang bijak.  Dunia Islam memiliki banyak tokoh diantaranya seperti Rabi’ah al-Adawiyah, Khadijah binti Suhnun, Abul ‘Ala al-Ma’arri, dan Maulana Jalaluddin Rumi.

Dalam sebuah syair, Amru bin al-Wardi (w. 749 H) menulis:

Tuntutlah ilmu, dan janganlah bermalas-malasan.

Sungguh, amat jauh kesuksesan dari seorang pemalas.

Dan jangan mengatakan, “Sudah terlambat…”

Setiap yang berjalan di jalannya, pasti akan sampai tujuan.

Jangan pernah mengatakan, “Inilah keluargakau, dan kedudukanku…”

Sungguh, kedudukan pemuda tercermin dalam karyanya.

 

Akankah Pembelajaran sastra di lembaga pendidikan ma’arif akan dihidupkan?

Wallahu a’laam

(Mz)

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sastra Memanusiakan Manusia

    Sastra Memanusiakan Manusia

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.383
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Belajarlah sastra. Kau akan mengerti bahasa manusia dan bicaramu akan santun dan indah” KH Husein Muhammad LP Ma’arif sangat getol untuk terus memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dalam pendidikan, pendidikan yang bahagia, siswa yang bahagia, guru yang bahagia, dengan fitrah nilai-nilai pendidikan yang kembali menuju memanusiakan manusia. Maka tak bisa lepas dari […]

  • LP Ma’arif Kabupaten Malang “Daki Gunung” Bina Penguatan Tradisi Aswaja di Tapal Batas

    LP Ma’arif Kabupaten Malang “Daki Gunung” Bina Penguatan Tradisi Aswaja di Tapal Batas

    • calendar_month Jumat, 16 Des 2022
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.363
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Juma’at 16 Desember 2022 Selasa, 13 Desember 2022 pukul 10:00 wib terselenggaralah kegiatan Seminar Pendidikan yang di adakan oleh ketua dan pengurus LP Ma’arif NU Kabupaten Malang beserta wali murid SMP dan Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin dan SMA As-Shodiq di salah satu yayasan pondok pesantren di Lereng Semeru yaitu Pondok Pesantren […]

  • Mewujudkan Generasi Milenial yang Berkarakter, Berbudaya, Beriman, dan Bertakwa

    Mewujudkan Generasi Milenial yang Berkarakter, Berbudaya, Beriman, dan Bertakwa

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.128
    • 0Komentar

    Izzybq. Kamis 20 Juni 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Mobil yang kami naiki menyusuri jalan yang berbelok ke arah perkampungan yang lumayan padat. Saat ini, Kamis 20 Juni 2024 jam menunjukkan pukul 10.15 wib saat mobil memasuki halaman rumah warga dan kami mermarkirnya disitu. Jalan masuk RA Al Huda dan MI Raudlatul Athfal dipenuhi […]

  • Transformasi Yayasan Taman Pendidikan NU Jatikerto, Spirit KH Fauzi

    Transformasi Yayasan Taman Pendidikan NU Jatikerto, Spirit KH Fauzi

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.358
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 02 desember 2023 Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Malang Sosok KH. Fauzi yang hadir dan duduk tenang memang memberikan inspiratif. Tokoh pejuang pendidikan Nahdlatul Ulama sejak tahun 1955 ini mengahdiri langsung Pengukuhan Pengurus Yayasan Taman Pendidikan NU Jatikerto Kromengan Kabupaten Malang, Ahad (01/01/2023). Sejak pukul 09.00 wib Surau Abah fauzi […]

  • Sekolah Elite Guangzhou

    Sekolah Elite Guangzhou

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Prof. Amka. Kamis, 25 Juni 2026. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Foto: Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang di Guangzhou No.2 High School Tiongkok Guangzhou No.2 High School (广州市第二中学). Sekolah ini didirikan pada Agustus 1930, menjadi sekolah menengah utama di Guangzhou pada *1956, masuk gelombang pertama sekolah tingkat provinsi di Guangdong pada 1994, dan lolos […]

  • Halaqah Pesantren dan Perguruan Tinggi se-Jawa Timur

    Halaqah Pesantren dan Perguruan Tinggi se-Jawa Timur

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.143
    • 0Komentar

    IzzyBq. Sabtu, 29 Juni 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Pemandangan yang sangat tidak biasa ketika saya berusaha memasuki area pesantren. terlihat penjagaan sangat ketat menglilingi area pesantren, dengan peralatan lengkap dan kesiapsiagaan tinggi. Maklumlah, hari ini acara diawali dengan kehadiran Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin, ulama yang sangat disegani, dihormati dengan berbagai kelebihan […]

expand_less