Breaking News
light_mode
Beranda » Learning » Kisah Klasih Pendidikan Sastra

Kisah Klasih Pendidikan Sastra

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
  • visibility 1.534

 

Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Ahad, 04 Mei 2025

 

“Jangan pernah melewatkan satu hari tanpa melihat karya seni yang sempurna, mendengar karya musik yang hebat dan membaca, sebagiannya buku yang bagus” Van Goethe

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Pernahkah anda melihat begitu banyak konflik?, Pertikaian?, Kekerasan?, Mungkin itu hampir setiap hari muncul di berbagai media. Mengapa ini mudah terhadi?. Pertanyaan itu muncul kembali ketika kaki-kaki tangga menuntun saya memasuki Gedung pementasan drama di salah satu kampus terbesar di Malang Raya. Di sana, Saya bertemu dan berdiskusi, menyimak, dan melihat para tokoh sastrawan berorasi dengan beragam tampilannya. Mereka bersastra.!

Mungkin sudah agak aneh di saat era pasca modern ini, di mana pembelajaran sastra sudah sangat sulit ditemukan diajarkan di lembaga-lembaga pendidikan. “Tidak penting!” itu kata yang sering saya dengar dari sebagian kalangan pendidik. Padahal sejarah kejayaan masa lalu begitu jelas bagaimana para tokoh ternama sangat terkenal dengan nilai nailai kesusateraan.

Sastra memiliki makna majemuk. sastra secara harfiah berarti buku pengajaran. Susastra didefinisikan sebgai kitab yang berisi tulisan yang indah, mendidik, atau pun kitab-kitab pengajaran. Zaman dulu, sastra memiliki kekuatan yang dapat menguasai, menentramkan dan mengatur dunia. Sebagai contohnya,  Pada tradisi konfusianisme, kesusastraan diposisikan sebagai salah satu jalan suci. Para cendekiawan muslim juga berdakwah dengan bersastra. Berkonflik pun dengan menggunakan kata-kata yang sangat indah.

Foto: Bersama Dr. KH. Halimy Zuhdi, Sastrawan internasional dari UIN Malang

Manusia terdiri dari beberapa bagian yang harus dipenuhi agar tetap seimbang. Ada olah raga, olah pikir, olah jiwa, dan olah rasa. Pembelajaran orlah rasa sudah lumayan sulit ditemukan saat ini. Sejarahnya, kecenderungan manusia pada masa mulanya yang hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan jasmani terus berubah. Manusia terus berkembang mengikuti kebaikan, kebenaran, dan keindahan. Kecenderungan manusia yang terus mengamati alam raya untuk mendapatkan keindahan menghasilkan seni, meraih kebenaran menghasilkan ilmu, dan meraih kebaikan menghasilkan akhlak.

Pembelajaran sastra membawa kelembutan hati bagi yang memelajarinya. Didalamnya diajarkan nilai-nilai agama, budaya, sosial, ekonomi, dan pendidikan lainnya. Di dalamnya terdapat mimesis yakni tiruan realita kehidupan. Anehnya, Produk-produk kesusateraan seperti puisi, mendongeng, drama, diperlombakan di saat kelulusan sekolah. Namun tidak begitu banyak diajarkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Humaniora adalah salah satu ilmu pengetahuan yang paling tua. Di dalam humaniora terdapat ilmu Bahasa, sastra, agama, dan lainnya. Sesuai dengan Namanya “human” manusia artinya berusaha memanusiakan manusia, menjadikan manusia berbudaya. Mengajari manusia berbahasa dengan baik yang berdasar pada nilai-nilai luhur pemikiran orang-orang bijak.  Dunia Islam memiliki banyak tokoh diantaranya seperti Rabi’ah al-Adawiyah, Khadijah binti Suhnun, Abul ‘Ala al-Ma’arri, dan Maulana Jalaluddin Rumi.

Dalam sebuah syair, Amru bin al-Wardi (w. 749 H) menulis:

Tuntutlah ilmu, dan janganlah bermalas-malasan.

Sungguh, amat jauh kesuksesan dari seorang pemalas.

Dan jangan mengatakan, “Sudah terlambat…”

Setiap yang berjalan di jalannya, pasti akan sampai tujuan.

Jangan pernah mengatakan, “Inilah keluargakau, dan kedudukanku…”

Sungguh, kedudukan pemuda tercermin dalam karyanya.

 

Akankah Pembelajaran sastra di lembaga pendidikan ma’arif akan dihidupkan?

Wallahu a’laam

(Mz)

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adversity Quotient Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si.

    Adversity Quotient Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si.

    • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.593
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Selasa, 18 April 2023 “Tindakan manusia adalah penafsir terbaik pikiran mereka” John Locke Tuban menurut saya perlu berbangga hati karena saat ini salah satu putera terbaik Tuban menjadi tokoh pendidikan di perguruan Tinggi, Lahir di Tuban 10 September 1967, putera pasangan H. Abu Syukur dan Hj. Shofiyah ini sedang menulis tinta […]

  • SMK NUSA MENUJU WORLD CLASS MA’ARIF EDUCATION

    SMK NUSA MENUJU WORLD CLASS MA’ARIF EDUCATION

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 740
    • 0Komentar

    Prof. Amka. Selasa, 21 April 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Workshop yang diselenggarakan SMK NUSA kali ini fokus strategi yang efektif dalam mengembangkan SMK NUSA untuk mencapai reputasi internasional. Prof Agus Maimun, MPd sebagai narasumber utama, menyatakan bahwa agar menjadi SMK yang bereputasi internasional, maka ada beberapa langkah strategis yang harus dilakukan, pertama adalah […]

  • <strong>Meraih Potensi dengan Perubahan Mengembangkan Diri</strong>

    Meraih Potensi dengan Perubahan Mengembangkan Diri

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 839
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Selasa 03 Januari 2023 “Musuh Terbesar Bagi Kesuksesan adalah Kesuksesan Hari Ini” Rick Warren Ahad 01 januari 2023 dunia memasuki tahun 2023. Hampir di seluruh dunia selalu berharap di tahun baru akan ada hal baru yang lebih baik, atau berubah menjadi terbaik. Hari pertama di tahun 2023 ini Kami dI […]

  • LP Ma’arif Hujani Program MI Hayatul Islamiyah Pakis Taji-Jabung

    LP Ma’arif Hujani Program MI Hayatul Islamiyah Pakis Taji-Jabung

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.037
    • 0Komentar

    LP Ma’arif Kabupaten Malang. Rabu (21/09/2022) merupakan momen yang kembali ditunggu oleh pengurus LP Ma’arif Kabupaten Malang untuk menyapa dan turba ke pelosok kabupaten. Kini lereng gunung Bromo menjadi saksi bagaimana LP Ma’arif membangun sinergi untuk menebar manfaat demi meraih keberkahan (mbarokahi). LP Ma’arif bersilaturrahim menyemangati kepala dan guru-guru Madrasah Ibtidaiyah Hayatul Islamiyah Saptorenggo Pakis […]

  • Anak Bahagia

    Anak Bahagia

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 482
    • 0Komentar

      “Kita terlalu sering meremehkan kekuatan sentuhan, senyuman, sapaan, mendengarkan, pujian,atau perhatian-perhatian kecil lainnya. Semua hal itumemiliki kekuatan untuk mengubah kehidupan.” Leo Buscaglia Izzy. Senin 13 Juli 2026 Orang tua harus menjaga pertumbuhan dan perkembangan psikologi anak. Anak dibimbing untuk menyelesaikan tugas belajar mereka sesuai dengan tahun pertumbuhan mereka. Contoh pembelajaran sesuai usia yaitu, Satu: […]

  • Tradisi Aswaja An Nahdliyah Mewarnai Wisuda RA-MI Roudlotul Ulum Pagak

    Tradisi Aswaja An Nahdliyah Mewarnai Wisuda RA-MI Roudlotul Ulum Pagak

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.069
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu, 28 Juni 2023. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Susana tidak biasa terlihat di lingkungan RA dan MI Roudlotul Ulum Pagak Malang. Umbul-umbul mewarnai kemeriahan di hari itu, Sabtu (24/6/2023). Area halaman ditutup dengan tenda dan pentas yang menjadi pusat perhatian para tamu undangan dan siswa siswi yang hari itu di […]

expand_less