Breaking News
light_mode
Beranda » Learning » Kisah Klasih Pendidikan Sastra

Kisah Klasih Pendidikan Sastra

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
  • visibility 1.387

 

Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Ahad, 04 Mei 2025

 

“Jangan pernah melewatkan satu hari tanpa melihat karya seni yang sempurna, mendengar karya musik yang hebat dan membaca, sebagiannya buku yang bagus” Van Goethe

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Pernahkah anda melihat begitu banyak konflik?, Pertikaian?, Kekerasan?, Mungkin itu hampir setiap hari muncul di berbagai media. Mengapa ini mudah terhadi?. Pertanyaan itu muncul kembali ketika kaki-kaki tangga menuntun saya memasuki Gedung pementasan drama di salah satu kampus terbesar di Malang Raya. Di sana, Saya bertemu dan berdiskusi, menyimak, dan melihat para tokoh sastrawan berorasi dengan beragam tampilannya. Mereka bersastra.!

Mungkin sudah agak aneh di saat era pasca modern ini, di mana pembelajaran sastra sudah sangat sulit ditemukan diajarkan di lembaga-lembaga pendidikan. “Tidak penting!” itu kata yang sering saya dengar dari sebagian kalangan pendidik. Padahal sejarah kejayaan masa lalu begitu jelas bagaimana para tokoh ternama sangat terkenal dengan nilai nailai kesusateraan.

Sastra memiliki makna majemuk. sastra secara harfiah berarti buku pengajaran. Susastra didefinisikan sebgai kitab yang berisi tulisan yang indah, mendidik, atau pun kitab-kitab pengajaran. Zaman dulu, sastra memiliki kekuatan yang dapat menguasai, menentramkan dan mengatur dunia. Sebagai contohnya,  Pada tradisi konfusianisme, kesusastraan diposisikan sebagai salah satu jalan suci. Para cendekiawan muslim juga berdakwah dengan bersastra. Berkonflik pun dengan menggunakan kata-kata yang sangat indah.

Foto: Bersama Dr. KH. Halimy Zuhdi, Sastrawan internasional dari UIN Malang

Manusia terdiri dari beberapa bagian yang harus dipenuhi agar tetap seimbang. Ada olah raga, olah pikir, olah jiwa, dan olah rasa. Pembelajaran orlah rasa sudah lumayan sulit ditemukan saat ini. Sejarahnya, kecenderungan manusia pada masa mulanya yang hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan jasmani terus berubah. Manusia terus berkembang mengikuti kebaikan, kebenaran, dan keindahan. Kecenderungan manusia yang terus mengamati alam raya untuk mendapatkan keindahan menghasilkan seni, meraih kebenaran menghasilkan ilmu, dan meraih kebaikan menghasilkan akhlak.

Pembelajaran sastra membawa kelembutan hati bagi yang memelajarinya. Didalamnya diajarkan nilai-nilai agama, budaya, sosial, ekonomi, dan pendidikan lainnya. Di dalamnya terdapat mimesis yakni tiruan realita kehidupan. Anehnya, Produk-produk kesusateraan seperti puisi, mendongeng, drama, diperlombakan di saat kelulusan sekolah. Namun tidak begitu banyak diajarkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Humaniora adalah salah satu ilmu pengetahuan yang paling tua. Di dalam humaniora terdapat ilmu Bahasa, sastra, agama, dan lainnya. Sesuai dengan Namanya “human” manusia artinya berusaha memanusiakan manusia, menjadikan manusia berbudaya. Mengajari manusia berbahasa dengan baik yang berdasar pada nilai-nilai luhur pemikiran orang-orang bijak.  Dunia Islam memiliki banyak tokoh diantaranya seperti Rabi’ah al-Adawiyah, Khadijah binti Suhnun, Abul ‘Ala al-Ma’arri, dan Maulana Jalaluddin Rumi.

Dalam sebuah syair, Amru bin al-Wardi (w. 749 H) menulis:

Tuntutlah ilmu, dan janganlah bermalas-malasan.

Sungguh, amat jauh kesuksesan dari seorang pemalas.

Dan jangan mengatakan, “Sudah terlambat…”

Setiap yang berjalan di jalannya, pasti akan sampai tujuan.

Jangan pernah mengatakan, “Inilah keluargakau, dan kedudukanku…”

Sungguh, kedudukan pemuda tercermin dalam karyanya.

 

Akankah Pembelajaran sastra di lembaga pendidikan ma’arif akan dihidupkan?

Wallahu a’laam

(Mz)

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tasyakur MTs. Almaarif 01 Singosari “KEREN”

    Tasyakur MTs. Almaarif 01 Singosari “KEREN”

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Bq. Minggu, 07 Juni 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Masuk dalam bursa Sekolah Adiwiyata Nasional serta terus memperkuat posisi sebagai madrasah ramah anak rujukan dan madrasah berwawasan global melalui kerja sama dengan lembaga luar negeri. MTs. Almaarif Singosari memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi, meliputi nilai terbaik Ujian Madrasah, UAMNU, best character, prestasi non akademik, […]

  • Membaca “Lagi” Kekuatan Madrasah

    Membaca “Lagi” Kekuatan Madrasah

    • calendar_month Jumat, 21 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.350
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Kepemimpinan bangsa-bangsa itu selalu berkaitan dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang dicapainya. Ada kesenjangan yang jauh dalam pencapain ilmu pengetahuan antara bangsa-bangsa yang berkuasa di dunia sekarang dengan bangsa-bangsa lainnya yang tidak berdaya, yang bodoh, yang miskin dan yang terbelakang’ Abu Al-A’la Al Maududy (Manhaj Jadid li at-Tarbiyah wa at-Ta’lim) Dinamika […]

  • Guru Ma’arif Kabupaten Malang, Mengabdi di Islamic Center Kota Toyota, Jepang

    Guru Ma’arif Kabupaten Malang, Mengabdi di Islamic Center Kota Toyota, Jepang

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.459
    • 0Komentar

    Selasa, 06 Mei 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Kota Toyota, Jepang – Bahrudin, seorang guru yang aktif mengajar di Madrasah Aliyah Al-Ittihad Poncokusumo Kab. Malang di bawah lembaga Maarif  NU, kini menjalani misi dakwah di Islamic Center Kota Toyota Prefektur Aichi Jepang. Ketibaannya di Jepang tidak lepas dari support dari Sariraya Halal Mart […]

  • Perlombaan dan Perpisahan di PPAI Darussalam 1

    Perlombaan dan Perpisahan di PPAI Darussalam 1

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 560
    • 0Komentar

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Wagir, Malang – Dalam rangka memperingati bulan Rajab sekaligus menjadi momen kebersamaan menjelang akhir pengabdian, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Perlombaan Rojabiyah dan Perpisahan KKM yang bertempat di TPQ Darussalam 1, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.Kegiatan perlombaan dilaksanakan selama dua hari, […]

  • Potensiku, Potensimu, Potensi Kita

    Potensiku, Potensimu, Potensi Kita

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 854
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Ketika seseorang membatasi tindakan yang akan dilakukannya, ia membatasi tindakan yang mampu dilakukannya” Charles Schwab Beberapa hari ini saya menemani Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang dalam berbagai undangan acara wisuda. Beliau terus menghimbau bahwa pendidikan harus dikembangkan dengan rasa bahagia sebagai salah satu esensi dari Merdeka Belajar. Memahami Merdeka Belajar […]

  • ALL IS NOTHING, BUT TEACHER

    ALL IS NOTHING, BUT TEACHER

    • calendar_month Sabtu, 29 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 802
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Orang-orang tidak peduli seberapa banyak Anda tahu, sampai mereka mengetahui seberapa besar Anda peduli”                 Sebuah penghargaan besar didinding ruang tamu Prof. Imam menyita perhatian saya, saya membaca tulisan tersebut dan berisi tentang pengahrgaan kehormatan yang diberikan kepada Prof. Dr. KH. Imam Soeprayogo atas kontribusi besar beliau terhadap Peradaban Islam […]

expand_less