Breaking News
light_mode
Beranda » Learning » Kisah Klasih Pendidikan Sastra

Kisah Klasih Pendidikan Sastra

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
  • visibility 1.516

 

Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Ahad, 04 Mei 2025

 

“Jangan pernah melewatkan satu hari tanpa melihat karya seni yang sempurna, mendengar karya musik yang hebat dan membaca, sebagiannya buku yang bagus” Van Goethe

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Pernahkah anda melihat begitu banyak konflik?, Pertikaian?, Kekerasan?, Mungkin itu hampir setiap hari muncul di berbagai media. Mengapa ini mudah terhadi?. Pertanyaan itu muncul kembali ketika kaki-kaki tangga menuntun saya memasuki Gedung pementasan drama di salah satu kampus terbesar di Malang Raya. Di sana, Saya bertemu dan berdiskusi, menyimak, dan melihat para tokoh sastrawan berorasi dengan beragam tampilannya. Mereka bersastra.!

Mungkin sudah agak aneh di saat era pasca modern ini, di mana pembelajaran sastra sudah sangat sulit ditemukan diajarkan di lembaga-lembaga pendidikan. “Tidak penting!” itu kata yang sering saya dengar dari sebagian kalangan pendidik. Padahal sejarah kejayaan masa lalu begitu jelas bagaimana para tokoh ternama sangat terkenal dengan nilai nailai kesusateraan.

Sastra memiliki makna majemuk. sastra secara harfiah berarti buku pengajaran. Susastra didefinisikan sebgai kitab yang berisi tulisan yang indah, mendidik, atau pun kitab-kitab pengajaran. Zaman dulu, sastra memiliki kekuatan yang dapat menguasai, menentramkan dan mengatur dunia. Sebagai contohnya,  Pada tradisi konfusianisme, kesusastraan diposisikan sebagai salah satu jalan suci. Para cendekiawan muslim juga berdakwah dengan bersastra. Berkonflik pun dengan menggunakan kata-kata yang sangat indah.

Foto: Bersama Dr. KH. Halimy Zuhdi, Sastrawan internasional dari UIN Malang

Manusia terdiri dari beberapa bagian yang harus dipenuhi agar tetap seimbang. Ada olah raga, olah pikir, olah jiwa, dan olah rasa. Pembelajaran orlah rasa sudah lumayan sulit ditemukan saat ini. Sejarahnya, kecenderungan manusia pada masa mulanya yang hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan jasmani terus berubah. Manusia terus berkembang mengikuti kebaikan, kebenaran, dan keindahan. Kecenderungan manusia yang terus mengamati alam raya untuk mendapatkan keindahan menghasilkan seni, meraih kebenaran menghasilkan ilmu, dan meraih kebaikan menghasilkan akhlak.

Pembelajaran sastra membawa kelembutan hati bagi yang memelajarinya. Didalamnya diajarkan nilai-nilai agama, budaya, sosial, ekonomi, dan pendidikan lainnya. Di dalamnya terdapat mimesis yakni tiruan realita kehidupan. Anehnya, Produk-produk kesusateraan seperti puisi, mendongeng, drama, diperlombakan di saat kelulusan sekolah. Namun tidak begitu banyak diajarkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Humaniora adalah salah satu ilmu pengetahuan yang paling tua. Di dalam humaniora terdapat ilmu Bahasa, sastra, agama, dan lainnya. Sesuai dengan Namanya “human” manusia artinya berusaha memanusiakan manusia, menjadikan manusia berbudaya. Mengajari manusia berbahasa dengan baik yang berdasar pada nilai-nilai luhur pemikiran orang-orang bijak.  Dunia Islam memiliki banyak tokoh diantaranya seperti Rabi’ah al-Adawiyah, Khadijah binti Suhnun, Abul ‘Ala al-Ma’arri, dan Maulana Jalaluddin Rumi.

Dalam sebuah syair, Amru bin al-Wardi (w. 749 H) menulis:

Tuntutlah ilmu, dan janganlah bermalas-malasan.

Sungguh, amat jauh kesuksesan dari seorang pemalas.

Dan jangan mengatakan, “Sudah terlambat…”

Setiap yang berjalan di jalannya, pasti akan sampai tujuan.

Jangan pernah mengatakan, “Inilah keluargakau, dan kedudukanku…”

Sungguh, kedudukan pemuda tercermin dalam karyanya.

 

Akankah Pembelajaran sastra di lembaga pendidikan ma’arif akan dihidupkan?

Wallahu a’laam

(Mz)

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • <strong>Wabup “Rombak Gedung Ma’arif Lebih Bagus, Maka ada <em>Legacy</em> Disini”</strong>

    Wabup “Rombak Gedung Ma’arif Lebih Bagus, Maka ada Legacy Disini”

    • calendar_month Sabtu, 25 Feb 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.401
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, sabtu 26 Februari 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. “Rombak gedung Ma’arif lebih bagus, Maka ada legacy disini” pidato Wakil Bupati Malang Drs. H. Didik Gatot Subroto, S.H., M.H., membuat seluruh hadirin bertepuk tangan penuh semangat. Rasa keakraban dan kekeluargaan dalam acara Khotmil Qur’an LP Ma’arif NU Kabupaten semakin meriah dengan […]

  • Anak Usia Dini, Mau Diapakan?

    Anak Usia Dini, Mau Diapakan?

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 770
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. “Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia” Nelson Mandela “……Kokoro ga yasashiku ookliiku nare… . . .Minna genki ippai ookliku nare . . .” (. . .Kami tumbuh besar dengan hati yang baik . . .) (. . .Kami tumbuh besar dengan badan yang sehat. . .) Potongan lagu mars […]

  • Sukses Berlebaran

    Sukses Berlebaran

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 923
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Satu-satunya kandungan yang paling penting dalam formula sukses adalah tahu bagaimana bergaul dengan orang lain” Theodore Roosevelt Lebaran adalah momen yang sangat bagus untuk memperbaiki komunikasi yang selama ini beku, terputus, atau komunikasi yang tidak terjalin antar saudara, masyarakat bahkan komunitas. Tidak hanya itu, bila kita liat dan alami ketika […]

  • Bupati dan Ma’arif Sepakat “Kuatkan Lagi Spiritualisme di Madrasah”

    Bupati dan Ma’arif Sepakat “Kuatkan Lagi Spiritualisme di Madrasah”

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    humaslp2 months agoBeritaMuhammad Masykur Izzy Baiquni, Sabtu 06 Agustus 2022 Ma’arif Kabupaten Malang. Pertemuan dengan Bupati Sabtu pagi (6/08/2022) pukul 05.30. wib Sesuai rencana yang telah dibuat sebelumnya pengurus LP Ma’arif melakukan pertemuan santai penuh keakraban dengan Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi,MM. Tim LP Ma’arif meluncur dan tiba di Jalan Gede Kota Malang. Dikomandani […]

  • FAKTA DAN PENYAJIAN FAKTA DALAM BINGKAI KOSA KATA

    FAKTA DAN PENYAJIAN FAKTA DALAM BINGKAI KOSA KATA

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.094
    • 0Komentar

    humaslp 36 mins ago Opinimzizzybq. Senin 10 Oktober 2022 eberapa waktu ini kita seakan digemparkan dengan beberapa berita yang beredar di media massa. Media massa adalah sarana informasi untuk menginformasikan beragam peristiwa, pengetahuan, kebijakan, harapan, dan opini kepada masyarakat. Media massa merupakan media yang diperuntukkan untuk massa. Dalam ilmu jurnalistik, media massa yang menyiarkan berita […]

  • PAC IPNU & IPPNU Gedangan Kenalkan Organisasi Pelajar kepada Siswa Baru SMP Islam Gedangan dalam MPLS 2025

    PAC IPNU & IPPNU Gedangan Kenalkan Organisasi Pelajar kepada Siswa Baru SMP Islam Gedangan dalam MPLS 2025

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.202
    • 0Komentar

    Senin, 14 Juli 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Gedangan, 14 Juli 2025 — Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, mengadakan sosialisasi organisasi kepada peserta didik baru SMP Islam Gedangan dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026, pada Senin, 14 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung di […]

expand_less