Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Sukses Literasi, Sukses Liburan Sekolah

Sukses Literasi, Sukses Liburan Sekolah

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Senin, 19 Des 2022
  • visibility 1.758

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 19 Desember 2022

               

Sebagai penggerak literasi yang memiliki peran yang harus terus dilekukan. memasuki masa liburan madrasah tentunya ada hal-hal yang bisa diisi dengan melatih literasi siswa-siswa. peran guru dan orang tua sebagai teladan dan pendamping sangat penting dalam kegiatan ini.

Literasi mencakup upaya mengembangkan potensi kemanusiaan yang mencakup kecerdasan intelektual, emosional, sosial, spiritual, bahasa, estetika, dengan daya adaptasi terhadap perkembangan arus informasi. Literasi berkaitan dengan upaya pembudayaan yang menjangkau banyak sasaran, dari anak-anak, siswa, mahasiswa, generasi muda, orang dewasa, pendidi, birokrat, dan sebagainya. Menurut data United nations Educational Science and Cultural Organization (UNESCO) bahwa indeks minat baca masyarakat Indonesia baru mencapai angka 0,001. Artinya bahwa dari setiap 1000 orang Indonesia hanya ada 1 orang saja yang  punya minat baca. Jika minat baca masih rendah dan sulit tumbuh, maka sulit diharapkan budaya menulis berkembang.

Sarwiji Suwandi menjelaskan bahwa kurangnya budaya membaca dan menulis bukan saja terjadi pada siswa, tetapi juga pada diri mahasiswa dan bahkan dosen di perguruan tinggi. Upaya mengembangkan budaya literasi telah dilakukan sejak lama, misalnya “Gerakan Ayo membaca” yang dicanangkan pemerintah. Dengan target di akhir pendidikan tingkat SMA/MA, siswa telah membaca sekurangnya 15 buku sastra dan non sastra.

Permasalahan rendahnya budaya baca sudah diteriakkan oleh Taufiq Ismail sejak 2005 melalui tulisannya “Tragedi Nol Buku” Taufiq Ismail membandingkan jumlah buku sastra yang wajib di baca oleh setiap siswa SMA di berbagai Negara. Siswa SMA Thailand selatan membaca 5 judul, di Malaysia 6 judul, Singapura 6 judul, Brunei Darussalam 7 judul, Rusia 12 judul, Kanada 13 judul, Jepang 15 judul, Jerman Barat 22 judul, perancil 30 judul, Belanda 30 judul, dan Amerika Serikat 32 judul. Sementara di Indonesia 0 judul.

Fakta menunjukkan bahwa jumlah terbitan buku di Indonesia tergolong rendah, tidak sampai 18.000 judul buku pertahun. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan Jepang yang mencapai 40.000 buku per tahun, India 60.000 buku dan Cina sekitar 140.000 per tahun.

Saat ini, madrasah-madrasah telah memasuki masa liburan, liburan banyak diisi dengan berbagai kegiatan atau terkadang malah liburan hanya menguap tanpa ada kegiatan positif

Kegiatan Literasi dimuali dari pendidikan dasar. Kegiatan literasi selama musim liburan bisa mengajak anak untuk melakukan beberapa hal, guru bisa mengisi kegiatan liburan siswa dengan menyiapkan program:

Pertama. Kalender membantu/kegiatan dengan  orang tua, kalender ini bisa berisi kegiatan siswa dalam membantu orang tua, misal, beribahdah bersama, berkebun, memasak, membersihkan rumah dan lainnya. Dari sini terlihat peran orang tua sangat penting dalam mengisi liburan siswa. Kegiatan ini mengikutsertakan orang tua dalam memotivasi anak berbuat baik dan meningkatkan kedekatan orang tua dengan anak.

Kedua. No TV No Handphone, orang tua selektif memberikan waktu terbatas agar anak tidak terus menerus bermain handphone. Sebagai gantinya adalah orang tua dan anak diminta membuat sebuah prakarya bersama-sama. Hasil dari prakarya ini kemudian dikumpulkan untuk dipajang di sekolah atau di rumah. Prakarya bisa dalam bentuk menggambar bersama, menjahit bersama atau kegiatan lainnya.

Ketiga. Menyelesaikan membaca buku dari perpustakaan. Sebelum siswa liburan, siswa diberikan buku pinjaman dari perputakaan dan mereka harus menyelesaikan buku tersebut ketika liburan. Hasilnya adalah bisa dalam bentuk praktik mendongeng atau membuat karya tulis. Dalam hal ini peran orang tua juga sangat penting dalam pendampingan. Bagi siswa kelas awal seperti di RA atau kelas bawah, orang tua bisa membacakan cerita kepada anak sebelum sang anak tidur. Dari sinilah dimulai adanya gerakan literasi keluarga.

Keempat. Menanam benih tanaman bunga atau buah di rumah, siswa diberikan benih tanaman untuk mereka rawat, ketika mereka masuk sekolah mereka membawa hasil dari tanaman tersebut untuk ditanam di sekolah. Dengan proses ini mereka belajar kesabaran dan membangun kedisiplinan. hasil dari buah nantinya dibawa ke madrasah dan bijinya digunakan untuk menanam oleh adik kelas mereka.

Kelima. Menulis surat, guru memberikan surat tertulis kepada siswa yang akan mereka baca di rumah. Dan selanjutnya siswa akan membuat surat jawaban kepada guru, surat tadi berisi kegiatan siswa ketika mereka berlibur. Anak-anak mulai belajar untuk mengembangkan literasi baca tulis dan menumbuhkan kedekatan kepada gurunya.

Keenam. Latihan manajemen diri. Siswa membuat jadwal kegiatan mereka sendiri, mulai dari bangun tidur sampai menjelang tidur malam. Disini mereka bercerita apa yang akan mereka lakukan pada hari itu, dan apa yang mereka ingin lakukan tetapi tidak tercapai.

Ketujuh.Beribadah bersama orang tua. Siswa bisa jadi diberikan formulir yang berisi kegiatan ibadah bersama orang tuanya, figure orang tua sebagai teladan sangat penting dalam hal ini. ini bagian dari literasi agama yang bisa diulakukan.

Meski liburan sedang dijalani, namun literasi bisa terus dilaksnakan dengan berbagai macam teknik.

wallahu a’lam

18 Desember 2022 (sambil menikmati piala dunia)

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • MTs. Sunan Bonang Pujon Cetak Siswa Disiplin, Santun, dan Berprestasi

    MTs. Sunan Bonang Pujon Cetak Siswa Disiplin, Santun, dan Berprestasi

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.050
    • 0Komentar

    humaslp 1 month ago Beritamzizzybq. Senin 17 Oktober 2022 “Bagaimana cara kita untuk menanamkan pemahaman kepada anak, supaya mereka bila curhat, curhatnya kepada sang ibu?” buka pertanyaan dari wali murid, “Bagaimana cara supaya anak mau menunjukan semua isi gawainya biar saya tahu apa yang dia lakukan” hadirin yang lain juga ikut bertanya. hangat diskusi parenting […]

  • ULASAN DAN ANALISA RESENSI BUKU KEPEMIMPINAN INFLUENCER DI ERA DIGITAL KARYA Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I.

    ULASAN DAN ANALISA RESENSI BUKU KEPEMIMPINAN INFLUENCER DI ERA DIGITAL KARYA Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I.

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Senin, 08 Juni 2026 Penulis: Topik, S.Pd., M.Pd., mahasiswa S3 (Program Doktor) Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prodi Manajemen Pendidikan Islam LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Berdasar analisa buku berjudul “Kepemimpinan Influencer di Era Digital: Konsep dan Model Penerapannya di Lembaga Pendidikan” karya Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I. atas kajian makalah […]

  • Tradisi Aswaja An Nahdliyah Mewarnai Wisuda RA-MI Roudlotul Ulum Pagak

    Tradisi Aswaja An Nahdliyah Mewarnai Wisuda RA-MI Roudlotul Ulum Pagak

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.009
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu, 28 Juni 2023. LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Susana tidak biasa terlihat di lingkungan RA dan MI Roudlotul Ulum Pagak Malang. Umbul-umbul mewarnai kemeriahan di hari itu, Sabtu (24/6/2023). Area halaman ditutup dengan tenda dan pentas yang menjadi pusat perhatian para tamu undangan dan siswa siswi yang hari itu di […]

  • Ma’arif Dampingi Workshop Kurikulum Merdeka dan Deep Learning di PIQ

    Ma’arif Dampingi Workshop Kurikulum Merdeka dan Deep Learning di PIQ

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.478
    • 0Komentar

    Bq. Sabtu, 12 Juli 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Foto: Pemateri dan para guru MTs-MA PIQ Workshop Kurikulum Merdeka  dan Pembelajaran Mendalam “Mengeksplorasi Potensi Siswa, Peran PjBL, PBL, dan P5RA dengan Pendekatan Deep Learning” memang sedang sangat hangat dan dibutuhkan. MTs. dan MA PIQ Singosari melakukan konfirmasi kepada LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang […]

  • Coaching Clinic Quality Management System “Ma’arif Way”

    Coaching Clinic Quality Management System “Ma’arif Way”

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Rabu 01 Februari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang Perwakilan dari lembaga formal Pondok Pesantren An Nashr yang terdiri dari para kepala sekolah/madrasah hadir di Gedung LP Ma’arif. Pondok Pesantren yang memiliki lembaga formal mulai dari TK, MI, MTs., dan MA mengunjungi gedung LP Ma’arif Kabupaten Malang dipimpin langsung oleh pengasuh PP […]

  • SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Gelar Workshop Strategis Menuju Reputasi Internasional

    SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Gelar Workshop Strategis Menuju Reputasi Internasional

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 509
    • 0Komentar

    SMK NUSA. 21 April 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo sukses menyelenggarakan Workshop “Pengembangan SMK Menuju Reputasi Internasional” yang bertempat di Gedung Graha Agroteknologi, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo, Imron Sya’roni, S.Pd., M.Pd., yang menekankan pentingnya adaptasi lembaga pendidikan dalam […]

expand_less