Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Sukses Literasi, Sukses Liburan Sekolah

Sukses Literasi, Sukses Liburan Sekolah

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Senin, 19 Des 2022
  • visibility 1.761

Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 19 Desember 2022

               

Sebagai penggerak literasi yang memiliki peran yang harus terus dilekukan. memasuki masa liburan madrasah tentunya ada hal-hal yang bisa diisi dengan melatih literasi siswa-siswa. peran guru dan orang tua sebagai teladan dan pendamping sangat penting dalam kegiatan ini.

Literasi mencakup upaya mengembangkan potensi kemanusiaan yang mencakup kecerdasan intelektual, emosional, sosial, spiritual, bahasa, estetika, dengan daya adaptasi terhadap perkembangan arus informasi. Literasi berkaitan dengan upaya pembudayaan yang menjangkau banyak sasaran, dari anak-anak, siswa, mahasiswa, generasi muda, orang dewasa, pendidi, birokrat, dan sebagainya. Menurut data United nations Educational Science and Cultural Organization (UNESCO) bahwa indeks minat baca masyarakat Indonesia baru mencapai angka 0,001. Artinya bahwa dari setiap 1000 orang Indonesia hanya ada 1 orang saja yang  punya minat baca. Jika minat baca masih rendah dan sulit tumbuh, maka sulit diharapkan budaya menulis berkembang.

Sarwiji Suwandi menjelaskan bahwa kurangnya budaya membaca dan menulis bukan saja terjadi pada siswa, tetapi juga pada diri mahasiswa dan bahkan dosen di perguruan tinggi. Upaya mengembangkan budaya literasi telah dilakukan sejak lama, misalnya “Gerakan Ayo membaca” yang dicanangkan pemerintah. Dengan target di akhir pendidikan tingkat SMA/MA, siswa telah membaca sekurangnya 15 buku sastra dan non sastra.

Permasalahan rendahnya budaya baca sudah diteriakkan oleh Taufiq Ismail sejak 2005 melalui tulisannya “Tragedi Nol Buku” Taufiq Ismail membandingkan jumlah buku sastra yang wajib di baca oleh setiap siswa SMA di berbagai Negara. Siswa SMA Thailand selatan membaca 5 judul, di Malaysia 6 judul, Singapura 6 judul, Brunei Darussalam 7 judul, Rusia 12 judul, Kanada 13 judul, Jepang 15 judul, Jerman Barat 22 judul, perancil 30 judul, Belanda 30 judul, dan Amerika Serikat 32 judul. Sementara di Indonesia 0 judul.

Fakta menunjukkan bahwa jumlah terbitan buku di Indonesia tergolong rendah, tidak sampai 18.000 judul buku pertahun. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan Jepang yang mencapai 40.000 buku per tahun, India 60.000 buku dan Cina sekitar 140.000 per tahun.

Saat ini, madrasah-madrasah telah memasuki masa liburan, liburan banyak diisi dengan berbagai kegiatan atau terkadang malah liburan hanya menguap tanpa ada kegiatan positif

Kegiatan Literasi dimuali dari pendidikan dasar. Kegiatan literasi selama musim liburan bisa mengajak anak untuk melakukan beberapa hal, guru bisa mengisi kegiatan liburan siswa dengan menyiapkan program:

Pertama. Kalender membantu/kegiatan dengan  orang tua, kalender ini bisa berisi kegiatan siswa dalam membantu orang tua, misal, beribahdah bersama, berkebun, memasak, membersihkan rumah dan lainnya. Dari sini terlihat peran orang tua sangat penting dalam mengisi liburan siswa. Kegiatan ini mengikutsertakan orang tua dalam memotivasi anak berbuat baik dan meningkatkan kedekatan orang tua dengan anak.

Kedua. No TV No Handphone, orang tua selektif memberikan waktu terbatas agar anak tidak terus menerus bermain handphone. Sebagai gantinya adalah orang tua dan anak diminta membuat sebuah prakarya bersama-sama. Hasil dari prakarya ini kemudian dikumpulkan untuk dipajang di sekolah atau di rumah. Prakarya bisa dalam bentuk menggambar bersama, menjahit bersama atau kegiatan lainnya.

Ketiga. Menyelesaikan membaca buku dari perpustakaan. Sebelum siswa liburan, siswa diberikan buku pinjaman dari perputakaan dan mereka harus menyelesaikan buku tersebut ketika liburan. Hasilnya adalah bisa dalam bentuk praktik mendongeng atau membuat karya tulis. Dalam hal ini peran orang tua juga sangat penting dalam pendampingan. Bagi siswa kelas awal seperti di RA atau kelas bawah, orang tua bisa membacakan cerita kepada anak sebelum sang anak tidur. Dari sinilah dimulai adanya gerakan literasi keluarga.

Keempat. Menanam benih tanaman bunga atau buah di rumah, siswa diberikan benih tanaman untuk mereka rawat, ketika mereka masuk sekolah mereka membawa hasil dari tanaman tersebut untuk ditanam di sekolah. Dengan proses ini mereka belajar kesabaran dan membangun kedisiplinan. hasil dari buah nantinya dibawa ke madrasah dan bijinya digunakan untuk menanam oleh adik kelas mereka.

Kelima. Menulis surat, guru memberikan surat tertulis kepada siswa yang akan mereka baca di rumah. Dan selanjutnya siswa akan membuat surat jawaban kepada guru, surat tadi berisi kegiatan siswa ketika mereka berlibur. Anak-anak mulai belajar untuk mengembangkan literasi baca tulis dan menumbuhkan kedekatan kepada gurunya.

Keenam. Latihan manajemen diri. Siswa membuat jadwal kegiatan mereka sendiri, mulai dari bangun tidur sampai menjelang tidur malam. Disini mereka bercerita apa yang akan mereka lakukan pada hari itu, dan apa yang mereka ingin lakukan tetapi tidak tercapai.

Ketujuh.Beribadah bersama orang tua. Siswa bisa jadi diberikan formulir yang berisi kegiatan ibadah bersama orang tuanya, figure orang tua sebagai teladan sangat penting dalam hal ini. ini bagian dari literasi agama yang bisa diulakukan.

Meski liburan sedang dijalani, namun literasi bisa terus dilaksnakan dengan berbagai macam teknik.

wallahu a’lam

18 Desember 2022 (sambil menikmati piala dunia)

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • LP Ma’arif Menjadi Problem Solver

    LP Ma’arif Menjadi Problem Solver

    • calendar_month Jumat, 24 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 967
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Jum’at 24 Maret 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Senin (20/03/2023) LP Ma’arif Kabupaten Malang sekali lagi menyelesaikan problematik yang terjadi di lembaga pendidikan di bawah naungannya. Bersama Izzy, Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I., turun ke lokasi MINU Al Istiqomah Tajinan Kabupaten Malang untuk bertemu dengan pengurus-pengurus yayasan serta […]

  • Dari LPM ke LPM

    Dari LPM ke LPM

    • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.347
    • 0Komentar

    Dr. Abd. Azis Tata Pangarsa, M.Pd. Senin, 03 Juli 2023 Pada hari Ahad, 2 Juni 2023 bakda Dhuhur saya bersama Pak Amka, begitu saya biasa memanggil mantan Ketua Lembaga Penjaminan Mutu atau yang biasa disingkat LPM Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang ini, berangkat takziah ke kediaman Almarhum Bapak Saiful Efendi (Pembina Yayasan Nurul […]

  • Mulai Perubahan Positif dari Diri Sendiri

    Mulai Perubahan Positif dari Diri Sendiri

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 440
    • 0Komentar

    “Mau Mengubah Dunia, Mulailah dari Diri Sendiri” Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab, Pakar Tafsir Al Qur’an Izzy. Selasa, 31 Maret 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang “Saya teringat dengan dawuh Prof. Dr. Muhammad Quraish Shibab, bahwa kalau kita ingin merubah dunia menjadi lebih baik, maka mulailah dari merubah diri kita sendiri” tuturan awal Prof. Dr. […]

  • Gladian Pimpinan Regu (DIANPINRU) Pramuka Penggalang Ma’arif Kabupaten Malang

    Gladian Pimpinan Regu (DIANPINRU) Pramuka Penggalang Ma’arif Kabupaten Malang

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.239
    • 0Komentar

    Ribut Iswanto. Senin, 26 Februari 2024 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Satuan Komunitas Pramuka Maarif NU  Menggelar Gladian Pimpinan Regu (DIANPINRU) Pramuka Penggalang SMP/MTs NU di Lingkungan Pendidikan Maarif NU se-Kabupaten Malang serta napak tilas pahlawan nasional (KH Masykur). Acara ini dibuka oleh Ketua PC LP Maarif PCNU Kabupaten Malang Prof. Dr H. Abdul Malik […]

  • Staff Model Boys

    Staff Model Boys

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 875
    • 0Komentar

    Prof. Dr. K.H. Imam Suprayogo. Selasa 14 Maret 2023 Mendengar istilah korupsi, saya selalu teringat ketika saya memberi kuliah yg mahasiswanya di antaranya sudah menjadi pejabat. Termasuk pejabat di departemen pajak. Pejabat pajak yang kuliah lagi ini pernah bercerita tentang kerjanya yang dianggap sukses, sehingga agar prestasi itu merata, ia sering dipindah dari satu kota […]

  • Ekosistem Kemandirian Lembaga Non Profit

    Ekosistem Kemandirian Lembaga Non Profit

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.107
    • 0Komentar

    Prof. Amka. Selasa, 28 Oktober 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Seringkali kita mendapati pernyataan “kita harus menjadi orang yang mandiri”, sebenarnya apakah sebenarnya mandiri itu? Menurut kamus besar bahasa Indonesia, secara umum, mandiri berarti seseorang yang dapat berdiri sendiri tanpa bergantung pada orang lain, atau bisa juga mandiri Adalah tekad untuk bekerja keras demi […]

expand_less