Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Menyingkap Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika

Menyingkap Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
  • visibility 3.684

Izzy. 27 Januari 2025

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Hari ini saya sangat bersyukur, karena kembali mendapatkan kesempatan untuk menemani dua guru saya yakni Dr. KH. Zulfan Syahansyah, M.Pd., dan Dr. Abdussyakir, M.Pd. dalam sebuah seminar tentang sebuah tema menarik Menyingkap Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika di Pondok Pesantren Al Munawariyyah Bululawang Malang. Di mana peserta fokus para santri putri.

Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika, sebuah tema yang sangat menarik. Prof. Dr. Muhammad Quraish Sihab menulis dalam Buku Hidup Bersama Al-Quran, bahwa ilmu sains dan teknologi tidak perlu didikotomikan perbedaannya dengan ilmu agama. Sebab, ilmu itu merupakan bagian dari prinsip pemahaman Islam untuk memelajari alam semesta, dan cara untuk mengelola bumi dalam mengemban tugas sebagai khalifah.

Obrolan kami bertiga di pagi ini diawali menikmati kopi hangat dengan obrolan santai mengenai jumlah ulama laki-laki yang lebih banyak dikenal daripada ulama Wanita. Mungkin karena peserta hari ini mayoritas adalah santriwati. Mengapa demikian? Apakah memang tidak banyak?, Socrates berkata “memahami sebuah pertanyaan adalah setengah dari jawaban”.  Pertanyaan yang membuat ingatan saya kembali pada sebuah literartur berupa puisi yang menggambarkan aktivitas, peran dan posisi perempuan dalam kancah publik, politik, ekonomi, dan budaya di masa awal Sejarah Islam. Setidaknya kota peradaban dunia seperti Damaskus (Suriah), Baghdad (Irak), dan Andalusia (Spanyol) menjadi saksi perjalanan kiprah mereka. 

KH. Husyein Muhammad dalam bukunya, menuliskan kutipan dari Ibnu Hajar al-Asqalani yang menyebut lima ratus perempuan ahli hadits dalam Al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah. Tulisan KH. Husyein Muhammad sampai pada penjelasan bagaimana Umar Ridha Kahalah menulis buku khusus tentang ulama-ulama perempuan di dunia Islam dan Arab yang berjudul A’lam an-Nisa fi’Alamay wa al-Islam. Umar Ridha telah meneliti sebanyak mungkin tokoh-tokoh Perempuan terkenal dan tercatat dalam Sejarah Arab dan Islam. Para ulama perempuan yang berpengaruh besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan, kebudayaan, sastra, seni, politik, dan kepemimpinan publik.

Khatib al-Baghdadi bercerita tentang Syekhah Sutaitah sang ulama perempuan terkenal dan pakar fiqh Mazhab Syafi’I, penghafal Al Qur’an, ahli dibidang ilmu faraidh, matematika, nahwu, dan lainnya. Tokoh lain seperti Sayyidah Nafisah binti al-Hasan yang juga guru dari Imam asy-Syafi’I, Abdullah bin as-Sirri dan banyak lagi. Imajinasi dan keinginan kami waktu itu adalah makin banyak lagi muncul ulama Perempuan dari dunia pesantren Indonesia.

Ibnu Arabi yang diberi gelar “asy-Syekh al-Akbar” pernah membaca puisi untuk gurunya. Seorang sufi perempuan  bernama Fatimah Binti al Mutsana “ Aduhai jiwa yang gelisah, apakah mereka tahu, Jiwa manakah milik mereka. O, relung hatiku. Andai saja aku tahu. Lorong manakah yang mereka lalui. Adakah engkau tahu. Apakah mereka akan selamat atau binasa. Para pecinta membingungkan cintanya. Dan diam dalam galau.

Santri-santri kelas atas dan para ustadzah mengikuti kajian ini di Aula dengan duduk rapi dan menggunakan seragam pondok. Di awal, Saya menyimak merdunya lantunan ayat suci Al Qur’an yang dibaca secara bersama-sama oleh peserta yang hampir mencapai 400 santri. Mereka antusias belajar selama 3 jam, ini bagus sekali. Seperti yang dikatakan Ibnu Sina “Pendidikan memberi manusia sayap untuk terbang, pikiran untuk berpikir, dan jiwa untuk memahami.”

Beragam fakta keilmuan dan keindahan ada di dalam Al-Quran. Tinggal selanjutnya bagaimana kita semakin mencintai dan memelajarinya. Sebelum pulang, pengasuh memberi kami berdua media literasi pesantren. Disitu, kembali saya menemukan sebuah pesan dari pendiri pesantren Al Munawwariyah KH. M. Maftuh Said “Barang siapa yang melindungi dirinya dengan Al-Qur’an, maka Allah tidak akan membiarkan orang tersebu dalam kesulitan.”

wallahu a’laam

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Literasi di Kaki Gunung

    Literasi di Kaki Gunung

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 551
    • 0Komentar

    “Setiap orang yang Kita jumpai berpotensi mengajari kita sesuatu” John C. Maxwell Izzy. Jum’at. 06 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Menikmati hawa sejuk dan alam yang natural membawa rasa segar dan tenang. Pekat kabur tak menutup pandangan saya menapaki jalan yang berliku dan cenderung menanjak. Setelah sejam lebih, saya melewati jalan yang hanya […]

  • Kisah Klasih Pendidikan Sastra

    Kisah Klasih Pendidikan Sastra

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.231
    • 0Komentar

      Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Ahad, 04 Mei 2025   “Jangan pernah melewatkan satu hari tanpa melihat karya seni yang sempurna, mendengar karya musik yang hebat dan membaca, sebagiannya buku yang bagus” Van Goethe LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Pernahkah anda melihat begitu banyak konflik?, Pertikaian?, Kekerasan?, Mungkin itu hampir setiap hari muncul di berbagai […]

  • Mahasiswa KKM UIN Malang Resmi Mengabdi di Desa Sitiarjo, Fokus Perkuat Pendidikan

    Mahasiswa KKM UIN Malang Resmi Mengabdi di Desa Sitiarjo, Fokus Perkuat Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 398
    • 0Komentar

    05 Februari 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Suasana Balai Desa Sitiarjo tampak berbeda pada Selasa siang. Derap langkah pengabdian resmi dimulai ketika mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 128 secara simbolis diserahkan kepada pemerintah desa. Momen ini menandai awal kolaborasi akademik dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di […]

  • Peresmian Kantor Baru MI al-Istiqomah Sumbersuko Tajinan. Ketua LP Ma’arif PCNU Malang “Rumah Bersama untuk Mencetak Generasi Berakhlak”

    Peresmian Kantor Baru MI al-Istiqomah Sumbersuko Tajinan. Ketua LP Ma’arif PCNU Malang “Rumah Bersama untuk Mencetak Generasi Berakhlak”

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Foto: Sinergi LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang, Kemenag dan MI Al Istiqomah Tajinan Oleh: Wahid Khoiruddin, Kamis 30 Juli 2026. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Malang (30/07.2026). Suasana haru dan syukur menyelimuti warga Sumbersuko, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Kamis, 30 Juli 2026, Madrasah Ibtidaiyah Al-Istiqomah resmi meresmikan gedung dan kantor baru. Peresmian dilakukan langsung oleh Ketua […]

  • Program Kunjungan Profesor Jerman di SMAI Wagir

    Program Kunjungan Profesor Jerman di SMAI Wagir

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 989
    • 0Komentar

    LP Ma’arif Kabupaten Malang (10/10/2022), SMA Islam Kecamatan Wagir melakukan terobosan besar dengan program kunjungan professor dan dosen ke lembaga yang dipimpin oleh Bapak Sugondo tersebut. Dalam acara tersebut, SMAI Islam Wagir didampingi oleh tim LP Ma’arif kabupaten Malang. Kali ini yang hadir adalah Prof. Gavin B Sullivan asal Selandia Baru yang kemudian merambah kedalaman […]

  • Pitaran Pelatih Sako Pramuka Ma’arif NU

    Pitaran Pelatih Sako Pramuka Ma’arif NU

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 952
    • 0Komentar

    Ahad, 19 Mei 2024 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Ketua PC LP Maarif NU Kabupaten Malang mendelegasikan lima Pelatih Pramukanya untuk mengikuti kegiatan “Pitaran Pelatih Sako Pramuka Maarif NU Se- Jawa Timur” di Pondok Pesantren Darus Salam Dongko Trenggalek, Minggu (19/05/2024).Turut hadir pula dalam upacara pembukaan Ketua Kwarcab Trenggalek, Ketua PC LP Ma’arif NU Trenggalek, […]

expand_less