Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Menyingkap Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika

Menyingkap Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
  • visibility 3.785

Izzy. 27 Januari 2025

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Hari ini saya sangat bersyukur, karena kembali mendapatkan kesempatan untuk menemani dua guru saya yakni Dr. KH. Zulfan Syahansyah, M.Pd., dan Dr. Abdussyakir, M.Pd. dalam sebuah seminar tentang sebuah tema menarik Menyingkap Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika di Pondok Pesantren Al Munawariyyah Bululawang Malang. Di mana peserta fokus para santri putri.

Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika, sebuah tema yang sangat menarik. Prof. Dr. Muhammad Quraish Sihab menulis dalam Buku Hidup Bersama Al-Quran, bahwa ilmu sains dan teknologi tidak perlu didikotomikan perbedaannya dengan ilmu agama. Sebab, ilmu itu merupakan bagian dari prinsip pemahaman Islam untuk memelajari alam semesta, dan cara untuk mengelola bumi dalam mengemban tugas sebagai khalifah.

Obrolan kami bertiga di pagi ini diawali menikmati kopi hangat dengan obrolan santai mengenai jumlah ulama laki-laki yang lebih banyak dikenal daripada ulama Wanita. Mungkin karena peserta hari ini mayoritas adalah santriwati. Mengapa demikian? Apakah memang tidak banyak?, Socrates berkata “memahami sebuah pertanyaan adalah setengah dari jawaban”.  Pertanyaan yang membuat ingatan saya kembali pada sebuah literartur berupa puisi yang menggambarkan aktivitas, peran dan posisi perempuan dalam kancah publik, politik, ekonomi, dan budaya di masa awal Sejarah Islam. Setidaknya kota peradaban dunia seperti Damaskus (Suriah), Baghdad (Irak), dan Andalusia (Spanyol) menjadi saksi perjalanan kiprah mereka. 

KH. Husyein Muhammad dalam bukunya, menuliskan kutipan dari Ibnu Hajar al-Asqalani yang menyebut lima ratus perempuan ahli hadits dalam Al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah. Tulisan KH. Husyein Muhammad sampai pada penjelasan bagaimana Umar Ridha Kahalah menulis buku khusus tentang ulama-ulama perempuan di dunia Islam dan Arab yang berjudul A’lam an-Nisa fi’Alamay wa al-Islam. Umar Ridha telah meneliti sebanyak mungkin tokoh-tokoh Perempuan terkenal dan tercatat dalam Sejarah Arab dan Islam. Para ulama perempuan yang berpengaruh besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan, kebudayaan, sastra, seni, politik, dan kepemimpinan publik.

Khatib al-Baghdadi bercerita tentang Syekhah Sutaitah sang ulama perempuan terkenal dan pakar fiqh Mazhab Syafi’I, penghafal Al Qur’an, ahli dibidang ilmu faraidh, matematika, nahwu, dan lainnya. Tokoh lain seperti Sayyidah Nafisah binti al-Hasan yang juga guru dari Imam asy-Syafi’I, Abdullah bin as-Sirri dan banyak lagi. Imajinasi dan keinginan kami waktu itu adalah makin banyak lagi muncul ulama Perempuan dari dunia pesantren Indonesia.

Ibnu Arabi yang diberi gelar “asy-Syekh al-Akbar” pernah membaca puisi untuk gurunya. Seorang sufi perempuan  bernama Fatimah Binti al Mutsana “ Aduhai jiwa yang gelisah, apakah mereka tahu, Jiwa manakah milik mereka. O, relung hatiku. Andai saja aku tahu. Lorong manakah yang mereka lalui. Adakah engkau tahu. Apakah mereka akan selamat atau binasa. Para pecinta membingungkan cintanya. Dan diam dalam galau.

Santri-santri kelas atas dan para ustadzah mengikuti kajian ini di Aula dengan duduk rapi dan menggunakan seragam pondok. Di awal, Saya menyimak merdunya lantunan ayat suci Al Qur’an yang dibaca secara bersama-sama oleh peserta yang hampir mencapai 400 santri. Mereka antusias belajar selama 3 jam, ini bagus sekali. Seperti yang dikatakan Ibnu Sina “Pendidikan memberi manusia sayap untuk terbang, pikiran untuk berpikir, dan jiwa untuk memahami.”

Beragam fakta keilmuan dan keindahan ada di dalam Al-Quran. Tinggal selanjutnya bagaimana kita semakin mencintai dan memelajarinya. Sebelum pulang, pengasuh memberi kami berdua media literasi pesantren. Disitu, kembali saya menemukan sebuah pesan dari pendiri pesantren Al Munawwariyah KH. M. Maftuh Said “Barang siapa yang melindungi dirinya dengan Al-Qur’an, maka Allah tidak akan membiarkan orang tersebu dalam kesulitan.”

wallahu a’laam

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambutan Ketua LP Ma’arif Kabupaten Malang “Selamat Harlah ke-93!”

    Sambutan Ketua LP Ma’arif Kabupaten Malang “Selamat Harlah ke-93!”

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.783
    • 0Komentar

    humaslp 2 weeks ago Berita, Learning, PendidikanMuhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 19 September 2022 Assalamualaikum wr wb. Selamat Harlah LP Maarif yang ke 93, ini adalah masa keemasan dan kematangan LP Ma’arif terutama di Kabupaten Malang sesuai dengan sejarah berdirinya LP Ma’arif yang digagas dan diinisiasi langsung oleh Hadratusyaikh KH Hasyim Asyari di mana warga […]

  • Berjalan Intensif Pelatihan Menulis 2 Jurnal Ilmiah

    Berjalan Intensif Pelatihan Menulis 2 Jurnal Ilmiah

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.429
    • 0Komentar

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Selasa (8/07/2025) Aula pertemuan di Sigura-gura mulai dihadiri oleh peserta. Pengusaha yang support terhadap dunia pendidikan H. Fendi Agus Sandrio Mirawanto, A.Md., pimpinan PT Indo Kretek Tobacco Indonesia ikut support terhadap kegiatan ini. Di awal acara beliau menyampaikan support terhadap beragam inovasi pendidikan yang dilakukan oleh LP Ma’arif PCNU Kabupaten […]

  • Ma’arif Malang Gembleng Guru Pondok Pesantren Mambaul Falah Blitar

    Ma’arif Malang Gembleng Guru Pondok Pesantren Mambaul Falah Blitar

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 569
    • 0Komentar

    Bq. Senin, 30 Maret 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Menanamkan kebiasaan berpikir seperti persist, listen with empathy, dan striving for accuracy—membentuk cara berpikir bukan sekedar transfer fakta. Guru sebagai reflective decision maker, rencana pembelajaran yang responsive dan inklusilif, serta strategi diferensiasi” sekelumit pengantar awal dari Wakil Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang, H. Yusuf […]

  • <strong>LP Ma’arif Start Dampingi Penerapan ISO 21001:2018 SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo</strong>

    LP Ma’arif Start Dampingi Penerapan ISO 21001:2018 SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.115
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Kamis 26 Januari 2023 LP Ma’arif kabupaten Malang.                 Gelar Workshop bertajuk Penerapan SNI ISO 21001:2018 Menuju SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Bertaraf Internasional yang dilakukan SMK NUSA bersama LP Ma’arif Kabupaten Malang berlangsung sukses. “Ini baru awal, kita akan workshop secara terstruktur pada hari-hari berikutnya. Siapkan diri Anda!” Ucap nara […]

  • Ma’arif Pendidikan Ramah Tanpa Marah

    Ma’arif Pendidikan Ramah Tanpa Marah

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.240
    • 0Komentar

    Bq. Ahad, 14 Juli 2024. “Semua yang dmulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu” Benjamin Franklin Madrasah atau sekolah adalah satuan pendidikan formal yang mengedepankan pendidikan ramah peserta didik / warga belajar. Pendidikan ramah tanpa marah adalah pendidikan yang aman, bersih dan sehat, dan mampu menjamin, memenuhi, menghargai hak-hak peserta didik dan perlindungan […]

  • LP Ma’arif inisiasi Gerakan Berdampak dengan 9 Guru Besar di Pesantren Cinta al-Qur’an

    LP Ma’arif inisiasi Gerakan Berdampak dengan 9 Guru Besar di Pesantren Cinta al-Qur’an

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 872
    • 0Komentar

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang   Hari sabtu, 8 Nopember 2025 Pesantren Cinta al-Quran kedatangan tamu 9 Profesor bersama LP MA’ARIF Kab Malang sebagai inisiator nya. Kesembilan Profesor itu adalah Prof Dr Ahmad Barizi, Prof Dr Wahid murni, Prof Dr Amka, Prof Dr Bisri Mustofa, Prof Dr A Fadil S. J, Ass Profesor Abdul Ghafur, […]

expand_less