Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Menyingkap Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika

Menyingkap Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
  • visibility 3.899

Izzy. 27 Januari 2025

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Hari ini saya sangat bersyukur, karena kembali mendapatkan kesempatan untuk menemani dua guru saya yakni Dr. KH. Zulfan Syahansyah, M.Pd., dan Dr. Abdussyakir, M.Pd. dalam sebuah seminar tentang sebuah tema menarik Menyingkap Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika di Pondok Pesantren Al Munawariyyah Bululawang Malang. Di mana peserta fokus para santri putri.

Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika, sebuah tema yang sangat menarik. Prof. Dr. Muhammad Quraish Sihab menulis dalam Buku Hidup Bersama Al-Quran, bahwa ilmu sains dan teknologi tidak perlu didikotomikan perbedaannya dengan ilmu agama. Sebab, ilmu itu merupakan bagian dari prinsip pemahaman Islam untuk memelajari alam semesta, dan cara untuk mengelola bumi dalam mengemban tugas sebagai khalifah.

Obrolan kami bertiga di pagi ini diawali menikmati kopi hangat dengan obrolan santai mengenai jumlah ulama laki-laki yang lebih banyak dikenal daripada ulama Wanita. Mungkin karena peserta hari ini mayoritas adalah santriwati. Mengapa demikian? Apakah memang tidak banyak?, Socrates berkata “memahami sebuah pertanyaan adalah setengah dari jawaban”.  Pertanyaan yang membuat ingatan saya kembali pada sebuah literartur berupa puisi yang menggambarkan aktivitas, peran dan posisi perempuan dalam kancah publik, politik, ekonomi, dan budaya di masa awal Sejarah Islam. Setidaknya kota peradaban dunia seperti Damaskus (Suriah), Baghdad (Irak), dan Andalusia (Spanyol) menjadi saksi perjalanan kiprah mereka. 

KH. Husyein Muhammad dalam bukunya, menuliskan kutipan dari Ibnu Hajar al-Asqalani yang menyebut lima ratus perempuan ahli hadits dalam Al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah. Tulisan KH. Husyein Muhammad sampai pada penjelasan bagaimana Umar Ridha Kahalah menulis buku khusus tentang ulama-ulama perempuan di dunia Islam dan Arab yang berjudul A’lam an-Nisa fi’Alamay wa al-Islam. Umar Ridha telah meneliti sebanyak mungkin tokoh-tokoh Perempuan terkenal dan tercatat dalam Sejarah Arab dan Islam. Para ulama perempuan yang berpengaruh besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan, kebudayaan, sastra, seni, politik, dan kepemimpinan publik.

Khatib al-Baghdadi bercerita tentang Syekhah Sutaitah sang ulama perempuan terkenal dan pakar fiqh Mazhab Syafi’I, penghafal Al Qur’an, ahli dibidang ilmu faraidh, matematika, nahwu, dan lainnya. Tokoh lain seperti Sayyidah Nafisah binti al-Hasan yang juga guru dari Imam asy-Syafi’I, Abdullah bin as-Sirri dan banyak lagi. Imajinasi dan keinginan kami waktu itu adalah makin banyak lagi muncul ulama Perempuan dari dunia pesantren Indonesia.

Ibnu Arabi yang diberi gelar “asy-Syekh al-Akbar” pernah membaca puisi untuk gurunya. Seorang sufi perempuan  bernama Fatimah Binti al Mutsana “ Aduhai jiwa yang gelisah, apakah mereka tahu, Jiwa manakah milik mereka. O, relung hatiku. Andai saja aku tahu. Lorong manakah yang mereka lalui. Adakah engkau tahu. Apakah mereka akan selamat atau binasa. Para pecinta membingungkan cintanya. Dan diam dalam galau.”

Santri-santri kelas atas dan para ustadzah mengikuti kajian ini di Aula dengan duduk rapi dan menggunakan seragam pondok. Di awal, Saya menyimak merdunya lantunan ayat suci Al Qur’an yang dibaca secara bersama-sama oleh peserta yang hampir mencapai 400 santri. Mereka antusias belajar selama 3 jam, ini bagus sekali. Seperti yang dikatakan Ibnu Sina “Pendidikan memberi manusia sayap untuk terbang, pikiran untuk berpikir, dan jiwa untuk memahami.”

Beragam fakta keilmuan dan keindahan ada di dalam Al-Quran. Tinggal selanjutnya bagaimana kita semakin mencintai dan memelajarinya. Sebelum pulang, pengasuh memberi kami berdua media literasi pesantren. Disitu, kembali saya menemukan sebuah pesan dari pendiri pesantren Al Munawwariyah KH. M. Maftuh Said “Barang siapa yang melindungi dirinya dengan Al-Qur’an, maka Allah tidak akan membiarkan orang tersebu dalam kesulitan.”

wallahu a’laam

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • PHILIP K. HITTI,<br>Bicara Islam Melalui History.

    PHILIP K. HITTI,
    Bicara Islam Melalui History.

    • calendar_month Sabtu, 25 Mar 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    Oleh: Prof. Dr. KH. Abdul Haris, M.Ag. Menunggu buka meski tidak bersama sore hari.Membaca buku HISTORY OF THE ARABS tulisan Philip K. Hitti.Amat sangat menarik bahkan terasa pikiranku terbuai.Betapa tidak begitu besar pengaruh Arab Islam yang kalahkan Yunani-Romawi.Sebagai Agama samawi, Islam penerus Agama Isa Al Masih dan Yahudi.Lebih dari itu semua muslim Arab dan non […]

  • Jaufan: Setelah 40 Tahun, Akhirnya Gondanglegi Memiliki Ma’arif

    Jaufan: Setelah 40 Tahun, Akhirnya Gondanglegi Memiliki Ma’arif

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle humaslp3
    • visibility 1.022
    • 0Komentar

    humaslp 4 months ago BeritaMuhammad Masykur Izzy Baiquni, 10 Juni 2022 Malang, LP Ma’arif Kabupaten Malang. Tagline bertajuk “Rapat Kerja dan Pengukuhan Pengurus LP Ma’arif MWC NU Gondanglegi” akhirnya berkumandang di ruang pertemuan gedung aula Madrasah Miftahul Ulum Atthohirin Gondanglegi Malang. Sabtu (04/06/2022) pukul 09.00 s.d. 11.00 wib. Acara ini dipimpin oleh H. Ahmad Khufaaji […]

  • Kolaborasi Ma’arif NU dan UIN Malang: Pencegahan Bullying dengan Nilai Keaswajaan

    Kolaborasi Ma’arif NU dan UIN Malang: Pencegahan Bullying dengan Nilai Keaswajaan

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.214
    • 0Komentar

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Kabupaten Malang – Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Malang terus mengampanyekan Ma’arif Against Bullying. Kampanye tersebut dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama (MTs NU) Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (22/08/2024). Kegiatan ini bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN […]

  • Lima Azimat Membangun Lembaga Pendidikan

    Lima Azimat Membangun Lembaga Pendidikan

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 996
    • 0Komentar

    Oleh: Prof Dr. HA. Muhtadi Ridwan (Ketua Senat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) Sebelum membahas tentang lima azimat, maka penting kita memperhatikan pertanyaan berikut ini, ”Mengapa ada sekolah yang dulunya merupakan sekolah/madrasah favorit namun akhir-akhir ini sekolah/madrasah tersebut mengalami penurunan peminat, mengalami keterpurukan, bahkan ada yang sampai gulung tikar?”, “Bagaimana cara mengelola sekolah/madrasah, agar dapat […]

  • Menjadi Pribadi Antusias

    Menjadi Pribadi Antusias

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 12.228
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Masykur Izzy Baiquni “Yang saya usahakan sebaik mungkin adalah membagikan antusiasme saya” Bill Gates Pernahkah anda bertemu dengan rekan kerja Anda yang senyumnya dibuat-buat? Bila berkomentar berlebihan? Perilakunya penuh artificial? Selalu putus asa dalam melaksanakan tugas? Sering mengeluh?. Atau pernahkah kita sering merasakan bosan, jemu, dan kelelahan dengan tugas yang harus kita selesaikan? […]

  • Kasi Pontren Kemenag “Saya bagian dari LP Ma’arif, SDM Ma’arif kompeten!”

    Kasi Pontren Kemenag “Saya bagian dari LP Ma’arif, SDM Ma’arif kompeten!”

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.330
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni, Senin 16 januari 2023 LP Ma’arif Kabupaten Malang. Lebih dari enam puluh pendidik, tenaga pendidik dan tokoh-tokoh pendidikan memadati lantai dua Gedung LP Ma’arif Kabupaten Malang, pasa hari Sabtu (14/01/2023). Peserta yang mayoritas dari LP Ma’arif NU Kecamatan Pujon mengadakan Khotmil Qur’an sekaligus mengaji kitab Adabul Alim Wal Muta’allim serta mendengarkan […]

expand_less