Breaking News
light_mode
Beranda » Muhammad Masykur Izzy Baiquni » Menyingkap Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika

Menyingkap Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika

  • account_circle humaslp2
  • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
  • visibility 3.807

Izzy. 27 Januari 2025

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang

Hari ini saya sangat bersyukur, karena kembali mendapatkan kesempatan untuk menemani dua guru saya yakni Dr. KH. Zulfan Syahansyah, M.Pd., dan Dr. Abdussyakir, M.Pd. dalam sebuah seminar tentang sebuah tema menarik Menyingkap Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika di Pondok Pesantren Al Munawariyyah Bululawang Malang. Di mana peserta fokus para santri putri.

Keajaiban Al Qur’an dari Sisi Matematika, sebuah tema yang sangat menarik. Prof. Dr. Muhammad Quraish Sihab menulis dalam Buku Hidup Bersama Al-Quran, bahwa ilmu sains dan teknologi tidak perlu didikotomikan perbedaannya dengan ilmu agama. Sebab, ilmu itu merupakan bagian dari prinsip pemahaman Islam untuk memelajari alam semesta, dan cara untuk mengelola bumi dalam mengemban tugas sebagai khalifah.

Obrolan kami bertiga di pagi ini diawali menikmati kopi hangat dengan obrolan santai mengenai jumlah ulama laki-laki yang lebih banyak dikenal daripada ulama Wanita. Mungkin karena peserta hari ini mayoritas adalah santriwati. Mengapa demikian? Apakah memang tidak banyak?, Socrates berkata “memahami sebuah pertanyaan adalah setengah dari jawaban”.  Pertanyaan yang membuat ingatan saya kembali pada sebuah literartur berupa puisi yang menggambarkan aktivitas, peran dan posisi perempuan dalam kancah publik, politik, ekonomi, dan budaya di masa awal Sejarah Islam. Setidaknya kota peradaban dunia seperti Damaskus (Suriah), Baghdad (Irak), dan Andalusia (Spanyol) menjadi saksi perjalanan kiprah mereka. 

KH. Husyein Muhammad dalam bukunya, menuliskan kutipan dari Ibnu Hajar al-Asqalani yang menyebut lima ratus perempuan ahli hadits dalam Al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah. Tulisan KH. Husyein Muhammad sampai pada penjelasan bagaimana Umar Ridha Kahalah menulis buku khusus tentang ulama-ulama perempuan di dunia Islam dan Arab yang berjudul A’lam an-Nisa fi’Alamay wa al-Islam. Umar Ridha telah meneliti sebanyak mungkin tokoh-tokoh Perempuan terkenal dan tercatat dalam Sejarah Arab dan Islam. Para ulama perempuan yang berpengaruh besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan, kebudayaan, sastra, seni, politik, dan kepemimpinan publik.

Khatib al-Baghdadi bercerita tentang Syekhah Sutaitah sang ulama perempuan terkenal dan pakar fiqh Mazhab Syafi’I, penghafal Al Qur’an, ahli dibidang ilmu faraidh, matematika, nahwu, dan lainnya. Tokoh lain seperti Sayyidah Nafisah binti al-Hasan yang juga guru dari Imam asy-Syafi’I, Abdullah bin as-Sirri dan banyak lagi. Imajinasi dan keinginan kami waktu itu adalah makin banyak lagi muncul ulama Perempuan dari dunia pesantren Indonesia.

Ibnu Arabi yang diberi gelar “asy-Syekh al-Akbar” pernah membaca puisi untuk gurunya. Seorang sufi perempuan  bernama Fatimah Binti al Mutsana “ Aduhai jiwa yang gelisah, apakah mereka tahu, Jiwa manakah milik mereka. O, relung hatiku. Andai saja aku tahu. Lorong manakah yang mereka lalui. Adakah engkau tahu. Apakah mereka akan selamat atau binasa. Para pecinta membingungkan cintanya. Dan diam dalam galau.

Santri-santri kelas atas dan para ustadzah mengikuti kajian ini di Aula dengan duduk rapi dan menggunakan seragam pondok. Di awal, Saya menyimak merdunya lantunan ayat suci Al Qur’an yang dibaca secara bersama-sama oleh peserta yang hampir mencapai 400 santri. Mereka antusias belajar selama 3 jam, ini bagus sekali. Seperti yang dikatakan Ibnu Sina “Pendidikan memberi manusia sayap untuk terbang, pikiran untuk berpikir, dan jiwa untuk memahami.”

Beragam fakta keilmuan dan keindahan ada di dalam Al-Quran. Tinggal selanjutnya bagaimana kita semakin mencintai dan memelajarinya. Sebelum pulang, pengasuh memberi kami berdua media literasi pesantren. Disitu, kembali saya menemukan sebuah pesan dari pendiri pesantren Al Munawwariyah KH. M. Maftuh Said “Barang siapa yang melindungi dirinya dengan Al-Qur’an, maka Allah tidak akan membiarkan orang tersebu dalam kesulitan.”

wallahu a’laam

  • Penulis: humaslp2

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang: “Terima Kasih LP Ma’arif!”

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang: “Terima Kasih LP Ma’arif!”

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 1.831
    • 0Komentar

    Bq. Ahad, 10 Agustus 2024. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang. Sabtu (10/8/2024) Susana ramai dan riuh memenuhi pendopo Kabupaten malang yang berada di Jalan Panji Kepanjen. Para elemen masyarakat dan berbagai unsur lembaga pendidikan hadir memenuhi undangan Dewan pendidikan Kabupaten Malang. Diantar unsur penting yang hadir adalah dari Dinas Pendidikan kabupaten Malang, Kementerian Agama Kabupaten […]

  • Ma’arif Menembus Media Informasi Bersama Radar Malang

    Ma’arif Menembus Media Informasi Bersama Radar Malang

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.112
    • 0Komentar

    Muhammad Masykur Izzy Baiquni. Senin 31 Juli 2023 LP Ma’arif NU Kabupaten Malang “Kegiatan Jurnalistik itu mencari, memeroleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya secara teratur.” Ujar Direktur Jawa Pos Radar Malang Tauhid Wijaya, Masih menurut beliau “Radar Malang […]

  • Menelusuri Jejak MI KH. Romly Tamim Ketika Dawuh Seorang Kiai Menjelma Menjadi Mercusuar Pendidikan Nahdliyin

    Menelusuri Jejak MI KH. Romly Tamim Ketika Dawuh Seorang Kiai Menjelma Menjadi Mercusuar Pendidikan Nahdliyin

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 655
    • 0Komentar

      Oleh: Saiful Anam. Selasa, 21 Juli 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang “Madrasah yang besar tidak selalu lahir dari bangunan yang megah. Kadang ia tumbuh dari sebuah kepatuhan, disiram keikhlasan, lalu dipelihara oleh doa-doa yang tidak pernah ditulis dalam buku sejarah.” Kalimat itu tiba-tiba terlintas ketika saya memasuki halaman MI KH. Romly Tamim, Desa […]

  • MJEMIAS Bertransformasi

    MJEMIAS Bertransformasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 979
    • 0Komentar

    Mz. Sabtu, 17 Mei 2025 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Sabtu (17/05/2025). Berlokasi di Kantor Informasi Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Tim Ma’arif Journal of Education, Madrasah Innovation and Aswaja Studies, jurnal kebanggan LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang, melakukan pertemuan rutin untuk meningkatkan kualiats jurnal tersebut. Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kualiats, membangun […]

  • Ma’arif Malang di Kampoeng Kita Probolinggo

    Ma’arif Malang di Kampoeng Kita Probolinggo

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle humaslp2
    • visibility 1.254
    • 0Komentar

    Izzy. Sabtu, 24 Mei 2025 Foto: Ketua Ma’arif PCNU Kab. Malang bersama para pimpinan LP Ma’arif Kraksaan Probolinggo LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Sang surya belum terlihat memerah saat Saya keluar dari rumah menuju Dau Malang ndalem Prof Amka. Tujuan besar hari ini  menuju Kabupaten Probolinggo, Kota yang terkenal dengan tembakau dan tambak udangnya. Pagi […]

  • WCME Batch-3

    WCME Batch-3

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Masykur Izzy Baiquni
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Bq. Rabu,  06 Mei 2026 LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang Siapa yang kepala madrasah yang punya mimpi besar madrasahnya unggul?…. Berapa banyak Kepala Madrasah yang sudah berani mengejar mimpi besar madrasah unggul? Tanya izzy kepada semua kepala madrasah yang hadir. LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang sudah melakukan visi 2021-2026. Saat ini kita akan melanjutkan kepada […]

expand_less